Singgah yang Tak Sungguh

Singgah yang Tak Sungguh

  • WpView
    Reads 446
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 18, 2026
"Jika semesta enggan menyatukan kita dalam garis takdir, maka biarkan dalam narasi ini, kita tetap menjadi selamanya." Eka Ayudisha Setiap jiwa memahat kisahnya sendiri, namun tak semua pahatan berakhir pada altar kebahagiaan. Seringkali, mencintai berarti belajar merelakan. Mencoba akrab dengan kenangan pahit adalah peperangan batin yang paling sunyi. Kita tahu cara melangkah, namun kaki seringkali tertahan oleh bayang-bayang yang enggan pergi. Mereka bilang, rindu akan tawar oleh kebiasaan. Di sinilah aku, beradu argumen dengan waktu, berusaha menyembuhkan diri sembari menjadikanmu abadi, meski hanya dalam kesederhanaan aksara. *** "Kamu berhak dapat yang lebih baik." Kalimat itu menghantam udara, membuatku menoleh dan menatap raut wajah yang kini tampak asing-begitu tenang, namun datar tanpa riak ekspresi. Keindahan yang dulu hangat, kini membeku seolah dipahat dari es. "Kenapa?" Pertanyaan itu meluncur begitu saja, ringkih, menyuarakan satu ganjalan yang selama ini berdenyut di ceruk pikiranku. "Sudah saatnya melangkah ke depan." Suaranya mengeras, membawa ketegasan yang dingin. Sebuah titah tersirat yang menegaskan bahwa tak ada lagi ruang bagiku untuk melontarkan sanggahan, apalagi pembelaan. "Apa kamu masih ingin terus menengok ke belakang?" Sekali lagi, ia melontarkan tanya yang mematikan-sebuah teka-teki takdir yang tak mampu kuselesaikan. "Bukan sekarang! Belum saatnya..." Kalimatku menggantung di udara. Ia menyatukan alis, menatapku dengan sorot heran yang kian tajam; sebuah tatapan yang seolah menguliti sisa-sisa harapanku yang masih tertinggal di masa lalu. *** ~Mar2026
All Rights Reserved
#136
cintamasalalu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sahabat Jadi Cinta (RiFy)
  • Stay or Go
  • FEARLESS || JAYISA
  • Sacrifice ( Lengkap  )
  • Antara Cinta dan Persahabatan
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • Dua Jejak (novel teaser)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Luckily Lazy [END]

Start : November 2016 Finish : Desember 2016 Edit cover : Gemini AI ___________ Bulan terdampar di pelataran hati yang temaram Matamu juga mata mataku Ada hasrat yang mungkin terlarang Satu kata yang sulit terucap Hingga batinku tersiksa Tuhan tolong aku jelaskanlah Perasaanku berubah jadi cinta Tak bisa hatiku menafikkan cinta Karena cinta tersirat bukan tersurat Meski bibirku terus berkata tidak Mataku terus pancarkan sinarnya Apa yang kita kini telah rasakan Mengapa tak kita coba persatukan Mungkin cobaan untuk persahabatan Atau mungkin sebuah takdir tuhan. Judulnya emang gak asing lagi,.... tapi baca dulu aja... Penasaran sama ceritanya... Mampir yuk ke cerita Aku... Semoga aja kalian suka... Jangan lupa juga Vote and Comment setelah membacanya.. Happy Reading.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines