Mansion Lady Heesica

Mansion Lady Heesica

  • WpView
    Reads 460
  • WpVote
    Votes 188
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 11, 2024
Menikmati hidup menjadi orang kaya raya selamanya merupakan misi besar bagi para wanita yang tinggal di mansion di East Sea pada tahun 1920an. Ya, Lady Heesica, seorang janda cantik yang selalu berhasil mengajak laki-laki berbau duit ke mansionnya yang dipenuhi oleh wanita-wanita penggoda lainnya dan selalu membuahkan hasil manis dari misi mereka. Tetapi apa yang harus Lady Heesica lakukan saat dia jatuh cinta kepada salah satu "mangsa"nya? Apakah seisi mansion akan menjadi saksi bisu tentang cinta mereka? Haha yang pasti kamu tidak akan menemukan cerita fanfic drama psychopath thriller Super Junior seperti ini dimanapun! Enjoy!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HORROR PICNIC
  • The Baby (SeoKyu/HaeSica) Complete
  • Time Travel LeeHaera | Treasure Member & Beberapa Cast Lainnya
  • When The Love Falls (END)
  • Jewel Or Diamond
  • Last Night in Busan | Yoshi TREASURE
  • THE TRUTH UNTOLD
  • Home Sweet Home
  • Shining Star [Complete]

Salju turun terlalu lebat malam itu di pinggiran Gangwon, membungkus sebuah vila megah dalam kesunyian yang mencekam. Di dalam bangunan bernilai miliaran Won tersebut, aroma wine mahal bercampur dengan bau besi yang amis bau darah yang masih hangat. Tuan Park menatap pantulan dirinya di dinding kaca yang retak. Di belakangnya, tawa anak - anaknya yang biasanya mengisi ruangan kini telah bungkam selamanya. Tidak ada teriakan. Hanya ada keheningan yang menyesakkan seolah dinding - dinding marmer itu sendiri yang menyerap suara mereka. Ia tahu, tanah tempat bangunan ini berdiri tidak pernah menginginkan keberadaan mereka. Vila ini cantik, namun ia memiliki "perut" yang lapar akan nyawa. Sambil menggenggam erat sebuah kunci perak di tangannya, Tuan Park membisikkan janji terakhir sebelum kegelapan benar - benar menjemputnya. "Siapa pun yang masuk... tidak akan pernah benar - benar bisa pulang." Dua puluh tahun kemudian, kunci itu kembali berputar di lubangnya. Dan pintu vila terbuka untuk menyambut tamu - tamu baru dari seberang lautan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines