RUMAH
  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 21, 2024
Kisah ini menceritakan kisah hidup seorang penulis untuk menemukan kebahagiaan nya di dalam 'Rumah' yang tidak ia dapatkan semasa kecil hingga beranjak dewasa. Anak manapun pasti tidak menginginkan orang tuanya berpisah bukan? Sama halnya dengan Kiana. Kiana juga tidak menginginkan orang tuanya berpisah, tapi takdir berkata lain dan tidak berpihak kepadanya. Ya, kisah ini tentang anak Broken Home yang haus kasih sayang akan Rumah. tentang apa yang mereka rasakan selama ini, tentang mimpi-mimpi mereka, tentang luka, tentang rindu, tentang perjuangan, tentang harapan-harapan orang sekitarnya, tentang pembullyan di sekolah yang selama ini dia dapatkan, tentang sakit yang selama ini dia pendam sendiri, bahkan tentang seseorang yang dia anggap bisa menggantikan peran seorang Ayahnya. Lalu kapan aku bisa merasakan hangatnya Rumah dan pertemanan yang sehat tidak ada pembullyan? Pembullyan yang membuat ku trauma hingga saat beranjak dewasa dan Rumah yang ternyata hanyak sekedar bangunan saja tidak ada keharmonisan di dalam nya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VIN DHEGA
  • "Terima kasih" Katanya (On Going)
  • Tanpa Rumah
  • Waktu?
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • Sejenak Luka
  • YANA&GALANG [Tamat]
  • PLOT TWIST
VIN DHEGA

Ini adalah kisah tentang seorang remaja bernama Kanaka Vin Dhega Diaskara atau Hega, begitu ia dipanggil oleh orang-orang yang mencintainya. Ia tumbuh dalam pelukan keluarga yang hangat, namun dunia luar memberinya dingin yang menusuk. Lewat narasi yang emosional, cerita ini menggambarkan perjuangan seorang anak untuk tetap bertahan, mencintai, dan dimengerti. "Namaku panjang, seperti luka-luka yang tak sempat kusebutkan. Tapi panggillah aku Hega, seperti Bunda memanggilku saat dunia terlalu berat untuk kupikul sendiri. Aku bukan ingin dikenal, aku hanya ingin didengar. Bukan untuk disanjung, hanya untuk dimengerti. Karena diamku bukan karena tak bisa bicara, tapi karena terlalu sering disalahkan ketika mencoba berkata." "Jika cinta adalah rumah, maka keluargaku adalah satu-satunya tempat di mana aku bisa pulang tanpa rasa takut." Ini adalah kisah tentang keberanian bertahan di dunia yang terus mencoba meruntuhkan dan tentang cinta yang diam-diam menyelamatkan. Hega akan menggugah hati siapa pun yang pernah merasa tak dianggap, namun tetap memilih mencintai dunia dengan caranya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines