My Past [ Sudah Terbit ]

My Past [ Sudah Terbit ]

  • WpView
    Reads 1,893
  • WpVote
    Votes 1,266
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 7, 2024
"Saya harap kita tidak bertemu lagi setelah ini Dea." "Kak!!. Dengarkan penjelasan Dea dulu, apa yang terjadi itu tidaklah benar. Sebenci itukah kakak dengan Dea?. Tolong percaya, Dea tidak melakukan itu semua kak." "Stop Dea!!!. Saya muak dengan pembelaan dan penjelasan kamu. Dalam otak dan hati saya sudah tertanam bahwa kamu adalah pembunuh. KAMU ITU PEMBUNUH DEA!!." "Hiks. DEA BUKAN PEMBUNUH KAK!!" Sesakit dan sebodoh inikah jatuh cinta?? Ini cerita tentang kehadiran lelaki dari masa lalu. Kembali bertemu disituasi yang tak terpikirkan sebelumnya. Akankah kisah baru dimulai? atau masih terbelenggu di masa lalu.
All Rights Reserved
#680
bersama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • COMEBACK FROM PAST  ( Terbit )
  • Serambi Doa [REVISI]
  • Beautiful December Rain [TERBIT]
  • LOVE in SILENCE
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • "LOVE AGAIN"
  • Life Without You [TERBIT]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines