We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
gores
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 1, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Tagsbroken
Kepada mereka yang selalu ada dan dilupakan Aku mohon hiduplah lebih lama demi sebuah tiupan lilin malam, demi sebuah titipan pesan kicauan burung, demi sebuah hamparan desir ombak pantai, dan demi sebuah kepastian mu selama ini. "Rasanya jiwa ku sedang duduk di tepi pantai memandang ombak yang akan menarikku bagaikan selimut untuk membuatku tertidur. Ombak itu menyapa ku mengajakku bermain dengannya namun hati ini masih enggan menerima nya bermain karena banyak yang harus di tata untuk hati yang rapuh. Aku hanya memandangnya bergulung bagaikan ia menunggu-ku seakan-akan untuk waktu yang lama". Dan ia menutup buku diary nya. Aya' seorang anak perempuan yang perlahan tumbuh dalam relung sesuknya. Dalam relung dukanya, sukanya. Ia berharap segala jiwa yang peduli padanya benar-benar sangat peduli bukan hanya sesaat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf' (Revisi)
  • Hai, Kak! (END)
  • Take A Break
  • LENGKARA
  • AFKARA [END]
  • The Silence That Shaped Me
  • A Silent Heartbeat
  • Full Of Scratches
  • A Love Lost Beneath the Blue
  • Di Balik Bayang Asa

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

More details
WpActionLinkContent Guidelines