We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Puisi by Allura Oleander

Puisi by Allura Oleander

  • WpView
    Reads 237
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 22, 2024
WpInfo
Poetry
"Hanya berisi kata kata yang akan membuat mu jatuh cinta- atau terluka lebih dalam," -Aluraoleander. "Aku membenci dunia ku hingga menembus tulang rusuk ku, hingga rasa benci itu bukan hanya sekedar mengalir dalam darah ku. Tapi juga melekat dan menembus setiap tulang di tubuh ku. Aku membenci semesta ku, hingga rasanya aku tak tau harus dimana lagi aku menyimpan rasa benci ku. Hingga rasanya aku muak dan meledak."
All Rights Reserved
#688
hidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meneroka Jiwa 2
  • Commissar, I Love You ✔
  • BROKEN HEART [END]
  • RASA (COMPLETED)
  • Lembut Seperti Doa
  • KONSEKUENSI HATI
  • save me
  • SIRNA
  • Sebelum Luka

Ketika lara akhirnya mempertemukan pada cinta yang dinanti. Kala akhirnya terkuak sang tabir misteri. Apakah hidup akan memberikan kebahagiaan yang hakiki atau hanya kembali menorehkan luka di hati? Kisah ini masih tentang Wangi, anak dari penderita skizofrenia yang mulai mencintai diri sendiri. Perempuan lugu dari kaki gunung Merbabu yang akhirnya menambatkan hati pada sosok lelaki yang dikagumi. Hidup yang semula hanya berisi caci pun perlahan mulai berwarna-warni. Namun, hidup tetaplah penuh misteri. Misteri yang meski mendewasakan diri, tetapi juga tak jemu menghadirkan kejutan yang mempermainkan emosi. Apakah salah satu jawaban dari misteri akan membuat lelaki yang dicintai tetap selalu di sisi atau justru terpaksa meninggalkannya sendiri? Akankah cinta membawa Wangi menemukan makna kehadirannya di dunia ini atau lagi-lagi hanya menunjukkan bahwa dirinya tak berarti? *** Dilarang keras mengambil sebagian dan/atau seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Manusia yang bermartabat tak akan sudi melakukan plagiat. Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata, tetapi untuk detail nama tokoh, profesi, institusi, tempat kejadian, atau peristiwa, semua adalah murni imajinasi penulis. Dengan demikian, apabila ada kesamaan, maka itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines