Beribu Luka

Beribu Luka

  • WpView
    Reads 1,228
  • WpVote
    Votes 424
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 6, 2025
"KALIAN ITU PEMBUNUN! KARENA KALIAN ISTRI SAYA MATI! " -Bima Saputra Abinaya. Dia adalah Rembulan. Rembulan Gabriella Abinaya. Seorang gadis cantik, kesayangan kedua kembarannya. Parasnya yang rupawan tak sejalan dengan hidupnya yang harus merasakan sakit tiada ujung. Gadis cantik yang baik hati tersebut, harus merasakan bagaimana sakitnya dibenci oleh ayahnya sendiri. Makian, pukulan, kurungan, cambukkan seolah menjadi pertanda. Bahwa ini semua adalah bentuk pelampiasan yang dilakukan oleh sang Ayah. Dikemudian hari, Rembulan hanya berharap. Bahwa Rasa sakit yang sejak dulu ia dapatkan, bisa hilang bersama kebencian sang Ayah yang pudar perlahan. "Nanti temui bulan dirasa sesalmu, ya, Ayah? " _______________________ *bahasa baku dan non baku. 𝘿𝙚𝙨𝙠𝙧𝙞𝙥𝙨𝙞 𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙜𝙞𝙣𝙞 𝙙𝙪𝙡𝙪, 𝙆𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙧𝙞𝙠 𝙡𝙖𝙣𝙜𝙨𝙪𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙤𝙠𝙚𝙚. 𝙈𝙖𝙖𝙛 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝘿𝙚𝙨𝙠𝙧𝙞𝙥𝙨𝙞 𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙪𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙢𝙪𝙖𝙨𝙠𝙖𝙣. *𝘾𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙖𝙢𝙥𝙞𝙡𝙠𝙖𝙣 𝙖𝙙𝙚𝙜𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙠𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖𝙣, 𝘾𝙖𝙘𝙞𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙠𝙞𝙖𝙣.
All Rights Reserved
#970
kekerasan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • FREZA
  • Alletarez
  • RENJANI
  • GOOD GIRL AND BAD GIRL
  • RafaelClara
  • HEI, MY BADBOY!!

INI CERITA KARYA IMAJINASI AKU SENDIRI. JADI, JIKALAU ADA NAMA, TEMPAT DAN LAIN SEBAGAINYA YANG SAMA MUNGKIN ITU HANYA KEBETULAN SAJA. KARNA CERITA INI BENER-BENER KARANGAN AKU SENDIRI. MOHON DILARANG UNTUK PLAGIAT DALAM BENTUK APAPUN!!! -------- "Sisi lain yang tersembunyi..." ___ Seperti halnya luka. Ketika kamu belum merasakan bahwa kamu terluka maka kamu tak akan tau betapa pedihnya yang dirasa dari luka itu sendiri. Tapi ketika kamu tau atau bahkan mulai menyadari, maka kamu akan mulai merasakan betapa pedihnya luka itu. Meski itu hanya luka kecil sekali pun. Ketika kamu butuh sosok seorang yang menyayangi dan mencintaimu dengan tulus, saat itu juga kamu akan merasakan betapa pahitnya rasa sayang dan juga cinta, Secara bersamaan. Kamu akan mengerti ketika semuanya telah hilang, ketika semuanya menganggap Kamu tak ada bahwa sesungguhnya kamu ada. Dan kamu hanya bisa diam dan menerima, walau semua itu menyakitkan sekalipun. Airmata juga sudah tak ada gunanya hanya untuk menangisi sesuatu yang sudah terjadi. Tapi, meskipun begitu. "Kenapa airmata ini selalu saja keluar tanpa aku minta?" "Saat aku ingin bertahan pun, rasanya itu semua akan sia-sia. Tak ada yang perlu dipertahankan jika nantinya akan berakhir menyakitkan." "Terlebih, jika harus merasakan yang tak seharusnya itu terjadi secara langsung didalam hidupku" "Tak ada yang perlu dikasihani, Karna aku tak butuh rasa kasihan itu. Dan tak ada yang perlu diprihatinkan, ketika semua yang aku rasa telah hilang..., dan..., mati!" Sungguh, betapa kejamnya takdir mempermainkannya. 🍁🍁🍁

More details
WpActionLinkContent Guidelines