Sepenuh Hati

Sepenuh Hati

  • WpView
    Membaca 50,152
  • WpVote
    Vote 2,298
  • WpPart
    Bab 41
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Agt 6, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
Follow dulu sebelum membaca, yang ngga suka skip aja! Hai, kenalin nama gue Sandralia Amourella (28) keseharian gue ngantor, dan selebihnya berdiam diri di rumah. Gue kurang suka bersosialisasi, kenapa ya? ada yang sama kayak gue juga ngga? kayak capek banget kalo harus ketemu sama banyak orang, aneh ya. Gue tinggal di perkampungan padat penduduk, di salah satu Kabupaten. Ada Bapak, ibu, dan adik gue, namanya Rima Monalisca (17) kelas 3 SMA. Sebenernya, hidup gue terbilang nyaman, dari mulai rumah dan orang-orang yang berada di dalamnya, sampai pekerjaan gue pun nyaman, teman kantor yang asyik, ya walaupun sahabat gue cuma ada satu, namanya Anindya (28). Dia sudah menikah dan punya dua anak perempuan. hebat kan? diusia yang sama, sama gue, dia sudah punya keluarga yang lengkap. permasalahan hidup gue cuma satu, punya tetangga yang mulutnya ember dan usil sama kehidupan gue. Emang salah ya kalau gue belum menikah? kan ini hidup gue, ya Suka-suka gue lah. Saking pengangguran nya, sempet-sempet nya ngurusin hidup gue, heran! Jumat, 23 Februari 2024
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Lubuk Aksara
  • Sewindu (Continue story to "Hingga ke Ufuk Barat")
  • Too Night ✔
  • Never Again
  • Istri Atau Sarjana [Tamat]
  • Not A Match
  • The Addict Of Love [✔] |REVISI
  • Rayana dan Sang Duda
  • You Are Not My Lover
  • Guru BK Ngeselin Itu, Suami Gue! [COMPLETED√]

WARNING!!! BELUM REVISI Airin merupakan wanita berumur kepala tiga yang berstatus lajang. Ketika teman-teman sudah memiliki buntut dia masih betah sendiri, menikmati masa sendirian. Dia bekerja di sebuah penerbit buku yang lumayan besar di kotanya. Dia hidup berdua dengan sang ibu sehingga dia memilki kesan yang cukup cuek dan juga tidak perduli dengan sekitar. Tinggal di ibu kota membuat dia juga semakin membatasi diri dengan lingkungan yang lain. Airin betah melajang di umur kepala tiga dan itu membuat ibunya sakit kepala yang luar biasa. "Mu sampai kapan, kamu tetap akan melajang?" aku menghela nafas dengan kasar sembari meneruskan satu persatu kata yang mulai ku tulis. "Nanti Bu." jawabku dengan mengetik kembali tulisan yang apa yang aku sudah pikirkan. "Kau bukan remaja lagi, tapi kau sudah dewasa. Jangan terpuruk itu sudah lama tapi kamu masih berada di lingkaran setan terus menerus?" aku terdiam sejenak lalu tetap melanjutkan setiap kata yang terpikirkan olehku dan menghiraukan ucapan dari Ibuku. Itulah perdebatan antara anak dan Ibu yang selalu menanyakan, "kapan aku menikah," dan juga "kapan aku bisa bangkit dari masa lalu yang kelam?" Aku benci pertanyaan itu, jika yang bertanya bukan Ibuku pasti aku ku lempar menggunakan sepatuku. Andaikan Ibu tahu bahwa sejak itu pula aku membenci lelaki dan juga aku sangat malas dekat dengannya. 24-02-2024 Berondong 8/585 10-03-2024 Pendek 11)4,6 ribu

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan