How To Be Marriage

How To Be Marriage

  • WpView
    LECTURAS 32,913
  • WpVote
    Votos 2,702
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, mar 7, 2025
©hak cipta sepenuhnya dilindungi oleh Allah SWT. Rumaisha mendadak harus menjalani perjodohan tanpa cinta atas permintaan eyang kakungnya. Padahal gadis 23 tahun itu telah memiliki kekasih pilihannya sendiri. Jangankan cinta, berhadapan dengan laki-laki yang lebih tua 10 tahun darinya seperti Pak Ezar yang kini juga berstatus sebagai Boss-nya saja kerapkali membuat Maisha didera dongkol dan benci. Gara-gara lelaki itu Maisha harus terjebak dalam hubungan yang tidak diinginkan. Padahal menikah adalah peristiwa sakral sekali seumur hidup. Dan, Rumaisha pikir menikah harus dengan orang yang dia cintai. Ikatan tanpa cinta, bagaimana bisa menjadi sebuah pernikahan? Berbeda dengan Rumaisha yang membenci perjodohan ini, Ezar Malik Kamajaya, boss merangkap calon suami Maisha justru bersikap sebaliknya. Laki-laki kalem nan dewasa, tapi tegas itu sangat sabar itu selalu pengertian menghadapi apa pun tingkah kekanakan Rumaisha. ___ Start : 29 Februari 2024 Finish : ....?
Todos los derechos reservados
#46
citylite
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bumi Kaffah [End]
  • Marriage Not Dating (IDR 💙 VP)
  • Nearby Relations
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • My Lecturer is My Husband
  • Dua Tahun Tersulit [END]
  • My Love is on Paper
  • ALA
  • Persimpangan Jalan (END)

[PART MASIH LENGKAP] Bukan perjodohan dan bukan pula landasan cinta. Namun, di usianya yang menginjak 22 tahun, Almahira menerima lamaran seseorang yang tidak ia kenal. Seseorang yang mengubah cara pandangannya kepada dunia dan menambah kecintaannya kepada pencipta alam semesta. Kaffah Zayyan Pranuraga. Nama yang sangat indah, seindah langit senja yang enggan menghilang di batas cakrawala. Ketidakmampuannya mengambil sebuah tanggung jawab menjadi seorang suami, membuat dirinya menghantarkan seseorang yang baru saja menjadi istrinya dalam semalam ke negara asing. Perlahan demi perlahan menunggu bersabar, dan menanti kepulangan sang istri. Akankah pernikahan yang sudah berjalan 4 tahun lamanya, dapat keduanya pertahankan? Ataukah kedua insan yang menjalin sebuah ikatan halal, memilih melepaskan begitu saja tanpa adanya landasan cinta, bahkan jauh sebelum mereka bersama? ~~~ "Kembalilah jika urusanmu sudah selesai. Saya akan selalu menanti kepulangan kamu, Hana. Pergilah. Dan cukup ingat satu hal ini. Setiap langkah yang akan kamu lalui satu-persatu, selalu ada Allah bersamamu. Dan ada ridho suamimu yang akan menanti gelar impianmu untuk kamu bawa pulang. Pergilah Hana, suamimu ridho atas langkah yang akan kamu ambil. Fii hifzillah, fii amanillah. Semoga dengan izin Allah, kita akan di pertemukan kembali. Di rumah ini." -Kaffah Zayyan Pranuraga. ~~~ "Ridho kah engkau mengirim istrimu ke negara lain, dimana islam masih sangat asing. Bahkan aku sendiripun ragu, engkau ridho akan kepergianku." -Almahira Hana Muhadzabah. ~~~ [Revisi setelah Tamat] Start : 30 November 2024 End : -

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido