BILA HARUS MENCINTAI

BILA HARUS MENCINTAI

  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 25, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Semuanya tinggal kenangan. Aku pasti kini ia tak akan berulang lagi. Tak ada lagi gelak tawa kita bersama. Tak ada lagi rajuk dan air mata. Namun percayalah, semuanya akan tetap diingati biarpun pedih. Kerana di situ ada kau yang selalu aku cintai. Izinkan aku untuk merindui tiap sesuatu yang pernah kita lalui bersama. Sebab bila aku harus mencintai, sesungguhnya itu semua hanya untukmu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ERES MI VIDA (SAMBUNGAN THE RESISTED LOVE)  [COMPLETED]
  • MENANTI CINTA DARIMU
  • SEKALI LAGI (gxg) [COMPLETED]
  • WHEN HE FELL HARDER
  • The Most Beautiful Moment In Life
  • Kau Lupa Janji [C]
  • Never leave you ✔
  • AMANI HAURA ♡ IZZ ZAKWAN
  • MATA FAMILY 🥰 (EJEN ALI FANFICTION)
  • Airmata Cinta

[SAMBUNGAN THE RESISTED LOVE] Muhammad Arfan Idraki X Humaira Fadhlia Setahun berlalu dengan pantasnya. Hubungan antara mereka telah berakhir. Humaira mengambil peluang dengan membawa diri ke negara orang demi mengubati hati yang terluka. Tetapi, pertemuan semula yang tidak disangka, membibitkan bunga-bunga cinta. Satu insiden yang berlaku membuatkan Humaira semakin kecewa. Parut dihatinya kembali berdarah. "I've got nothing to say. Just live your life happily with her. From now on, I hate seeing your face. Get lost." - Humaira Fadhlia "Humaira. Please. I miss you." - Arfan Idraki Humaira buntu setelah mendapat tahu bahawa dirinya telah dipinang oleh seseorang. Mampukah dia mencintai jejaka itu sebagaimana dia mencintai Arfan? Dan mampukah dia melupakan cinta pertamanya? "Sunsets are proof that endings can be beautiful too. And thanks for all the memories we create together." - Humaira Fadhlia Angin, bawalah segala memori ini pergi. Laut, kuburkanlah segala kenangan antara aku dan dia. Untuk kali yang terakhir, masih ada lagikah sinar harapan untuk kita bina mahligai bahagia bersama? Mampukah mereka menghadapi halangan yang mendatang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines