Just Believe In Us

Just Believe In Us

  • WpView
    Leituras 40
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, fev 25, 2024
Menceritakan tentang seorang gadis yang bercita-cita untuk tetap hidup bebas di tengah-tengah penjajahan Belanda yang kejam. Setiap hari, ia terus berusaha untuk bertahan hidup dengan cara apa saja yang ia bisa. Sampai akhirnya, ia menemukan tempat perlindungan yakni sebuah rumah kosong yang terletak di dalam hutan lebat. Ia merasa sangat aman dan nyaman berada di sana, seakan-akan penjajahan Belanda sudah tidak ada. Namun saat ia pergi untuk mencuci bajunya di sungai, ia tidak sengaja mendengar suara seseorang dari balik semak-semak. Karena ia adalah orang yang mudah penasaran, akhirnya ia memutuskan untuk memeriksa lebih dekat. Tapi setelah itu, ia berharap untuk kembali ke beberapa menit yang lalu dan memilih untuk pergi saja daripada memeriksa suara yang ia dengar. Kenapa? Langsung baca saja.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Frekuensi Kesunyian [END]
  • Garis Singgung
  • PLOT TWIST
  • Shadows of the Main Story
  • ❲END❳ TRAPPED IN A HAREM NOVEL
  • Who Am I?
  • Mystery of Gutenberg Hostel
  • Unraveling Us
  • Bulan Dan Bintang
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]

Di antara gemuruh kota yang tak pernah benar-benar diam, ada satu dunia kecil yang hanya bisa didengar melalui suara dari sebuah Walkman tua. Dunia milik Freen, seorang gadis sunyi yang mengoleksi kaset, radio rusak, dan potongan-potongan masa lalu yang orang lain buang. Freen bukan gadis biasa. Ia tumbuh dalam rumah yang dingin, retak oleh pertengkaran orang tua dan keheningan yang panjang. Minim teman, ia lebih memilih suara serak pita kaset daripada obrolan yang tak pernah tulus. Ia mendengarkan lagu yang sama berulang kali, seakan mencoba merekatkan serpihan dirinya yang sudah lama patah. Namun segalanya mulai berubah ketika ia menemukan sebuah kaset tanpa label dalam koper antik yang dibelinya di pasar loak. Kaset itu bukan sembarang rekaman. Terdapat suara-suara di dalamnya seperti berbicara langsung padanya, membongkar kenangan yang bukan miliknya, namun terasa sangat dekat. Apakah itu pesan dari masa lalu? Atau hanya gema dari kesunyian yang terlalu lama dipeluk?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo