Alive or Alone (On Going)

Alive or Alone (On Going)

  • WpView
    Reads 15,101
  • WpVote
    Votes 1,378
  • WpPart
    Parts 66
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 1, 2025
(Follow dulu sebelum membaca karena sebagian cerita di privat) "Gue ngerasa terlalu serius untuk main-main sama Lo." - Glo. ... Kaluna sepenuhnya tidak lagi memikirkan pernikahan. Dengan terang-terangan dia mengatakan jika tidak ada laki-laki yang bisa dia percaya. Apa yang salah dengan wanita yang tidak menikah? Hidupnya jelas sudah sangat bahagia meski hanya sendiri. Sedangkan Gloryo, dia terlalu sibuk dengan dunia dan mimpi-mimpinya. Meski suatu hari dia mau menikah, tapi itu jelas ada di urutan terakhir dalam hidupnya. Di saat dia tidak menginginkan apa-apa lagi. Hingga kemudian keduanya kembali bertemu begitu saja. Seolah alam tengah mengejek mereka dengan jatuh cinta.
All Rights Reserved
#46
kaluna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • GOOD DADDY (REVISI)
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • Sweet of Love [End]
  • ReArsalan
  • Save The Date!
  • Kana & Jerka (END)
  • Because I'm Stupid (End)

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines