Star Path II - Honkai Star Rail x Readers .

Star Path II - Honkai Star Rail x Readers .

  • WpView
    Reads 458
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 19, 2024
Sang bintang, jalan takdir yang ditempuh olehnya merupakan suatu hal yang dianggap remeh namun indah, cahaya yang menyilaukan membentuk rasi bintang, mengukir keindahan langit galaksi tak terbatas. Tiada yang mengetahui keberadaannya pada siang hari, mereka tidak menghilang, mereka terus berada dilangit meskipun samar-samar. Dialah yang menjadi perwakilan diantara semua bintang di langit, sosok pemimpin yang dibuang menjadi aib memalukan yang pernah ada. Tak memperdulikan segala hal, terus berjalan melewati tali takdir yang perlahan putus, jatuh kedalam kegelapan. Pada saat itulah, ia bertemu dengan salah seorang entitas yang duduk di singgasana kedudukan Dewa, ialah makhluk yang tertarik pada sang bintang. "Kau berbeda dari makhluk lain yang pernah kutemui." Kata pembuka yang menjadi kontrak diantara kedua jiwa, mengambil masing-masing keuntungan, menjelajahi ruang dan waktu yang tak terhingga. Apakah semua akan berjalan sesuai takdir yang telah dibaca? · ── Star Path II - © Azaleaaa_2 Honkai Star Rail - © Hoyoverse. ── ·
All Rights Reserved
#4
danheng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sky.
  • Bintang
  • OBOR PITU
  • And Then You Came (Completed)
  • ʀᴇᴛʀᴏᴜᴠᴀɪʟʟᴇs
  • Bintang Terpilih 1 (TAMAT)
  • AURA !!! (Ormling x lingorm)
  • Pain of the Slayer
Sky.

Raden Akairo Thalvaren. Nama yang diberikan oleh sang ayah-Delanio. Sebuah nama yang seolah ditenun dari benang emas, dipintal oleh rajut kehormatan, lalu disematkan dengan penuh keyakinan pada seorang anak yang sejatinya tak pernah meminta apa pun. "Raden" bukan sekadar gelar, melainkan segel martabat yang ditempelkan ke pundaknya. Kata "Akairo" konon berasal dari kata "Akasa" dan "Cairo" yang dalam bahasa Sanskerta berarti langit tak bertepi. Sayangnya, bagi Akairo sendiri, nama itu lebih terdengar seperti rantai pembelenggu. Akairo sering bertanya dalam diam, apakah keluarga yang sempurna, kekayaan yang melimpah, dan semua kasih sayang itu benar-benar miliknya. Sebab, jauh... jauh di lubuk hatinya yang paling sunyi, Akairo kerap merasa merasa tak diterima. Semua seolah hanya ilusi yang berusaha ia yakini sendiri. Kenyataan bahwa ia hanyalah seorang anak yang diadopsi sebagai penawar luka untuk sepasang orang tua yang kehilangan putra kandung mereka, selalu berhasil mematahkan segala keyakinan yang ia miliki. Akairo hanyalah pengganti. Langit... Nama itu dulunya milik seorang putra yang kini telah tiada. Ia tidak hanya menyandang makna dari nama itu, tetapi juga harapan, kenangan, dan ekspektasi bahwa dirinya akan dapat menggantikan sosok Langit dikehidupan ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines