KEPALSUAN MAMA TIRI

KEPALSUAN MAMA TIRI

  • WpView
    Reads 706
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 24, 2024
Impian saat ulang tahun ku yang ke tujuh adalah ucapan selamat dan mendapat ciuman dari orang-orang yang kusayangi. Namun bukanlah itu yang kudapatkan, tapi perceraian papa dan mama yang membuat nasib ku berubah drastis. Apalagi sejak itu, aku di paksa papa mengikuti keinginannya untuk tinggal bersamanya sekaligus meninggalkan mama sendirian dengan penyakit kanker rahim yang menggerogotinya. Tangisan mama tak dihiraukan papa, kala melepas kepergianku malam itu. "Nayla, jangan tinggalkan mama, Sayang!" suara mama sesenggukan dengan merangkak berusaha meraih tubuh kecil ku. Namun tangan kekar papa yang dengan paksa menyeret ku, membuat tubuh kecil ku tak berdaya. "Mama... mama... aku mau tinggal sama mama..." teriakan ku tak dihiraukan oleh papa. Dan... mulai malam itu aku tinggal bersama papa dan mama tiri yang penuh kepalsuan. Aku yang masih sangat kecil waktu itu, sudah mulai menyimpan beberapa fakta kebohongan yang dilakukan oleh mama tiri ku tanpa sepengetahuan papa.
All Rights Reserved
#580
wanitatangguh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤
  • Yang Terlupakan
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Pernikahan yang Gillian Inginkan
  • Calon Janda dan Tukang Fotocopy Jilid IV
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Menyimpan Rasa (END)
  • Obsess with you_(Greshan)[END]

BLURB! Ternyata dunia ini benar-benar sempit. Luka lama yang kukira sudah sembuh, datang lagi tanpa aba-aba. Namaku Anita, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan putriku, Audrey, sendirian. Aku pernah dikhianati dan kehilangan kepercayaan pada cinta, sampai dua pria datang bersamaan: satu dari masa lalu yang pernah menghancurkan, dan satu lagi yang menawarkan ketulusan baru. Kini aku harus memilih... Kembali pada cinta yang dulu melukai, atau membuka hati untuk yang baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines