Kompas

Kompas

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 1, 2024
Mengapa harus ada pilihan?Bukankah akhirnya sama saja. Pilihan hanyalah pemanis dari Tuhan untuk alur hidup ciptaannya. Memaksa memilih yang terbaik yang berakhir menjadi yang terburuk. Hasilnya hanya penyesalan. Seperti pilihan sederhana ingin coklat atau lollipop,hanya saja lebih kompleks dari itu. Ibuku bilang, saat dikandungan bayi sudah diberitahu jalan hidupnya, dan memilih untuk mau dilahirkan atau tidak. Lantas mengapa Aku memilih hidup ya? Apakah ada hal istimewa yang dilihatku sehingga memilih untuk menapak dunia? Entahlah.... terlalu membingungkan
All Rights Reserved
#238
teknik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja yang mendung
  • my favorite person
  • Jodoh Pilihan
  • Three Legends [END]
  • Aku? Kamu? kita? (freshan?)END
  • Cinta Di Balik Kost-an
  • Truth and Choice (END)
  • ANANTA [COMPLETED]
  • LARA [COMPLETE] ✔

☘️☘️☘️ Perbedaan pendapat dengan orang tua adalah suatu hal yang wajar, karena tidak selamanya anak dan orang tua itu sejalan. Akan tetapi bagaimana kah dengan mental anak itu sendiri ketika dia dituntut dengan suatu keharusan, harus bisa dan harus mau menjalani apa yang diinginkan orang tua? Padahal anak itu punya keinginan sendiri, ingin memilih jalannya sendiri ... Jadi??? Simak kelanjutan cerita ini . I don't know what I'm doing right or wrong. but I only know one thing for sure, that making everyone happy and hurting yourself is not a good thing. . . . . Aku tau aku salah, tapi apakah semua kesalahan kesalahan semua ini ditimbulkan oleh aku saja? Apa hanya aku yang menanggung dosa ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines