University War

University War

  • WpView
    LECTURAS 24,362
  • WpVote
    Votos 3,814
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadConcluida dom, jun 30, 2024
"University War" menjadi salah satu reality show yang kini memanas di seluruh tayangan digital. Persaingan intelektual yang sengit antar universitas di satu negara yang awalnya diprakarsai oleh Korea Selatan kini menjalar ke banyak negara. Kompetisi ini kian memanas dengan menarik seluruh perwakilan universitas terbaik dari setiap negara di Asia untuk berkumpul Seoul dan bertanding dengan tujuan menentukan kualitas universitasnya. *** "Hey. Bukankah ini harus dihentikan? Dia sudah mimisan" *** Genius? Ya, mungkin kata itu yang bisa mendefinisikan mereka seluruhnya. Kecerdasan, strategi, kerja sama tim, kejujuran, inisiatif, kemandirian, bahkan perasaan semuanya bercampur aduk dalam kompetisi ini.
Todos los derechos reservados
#13
universitywar
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • study group x male readers
  • Kuliah [Pdx ft. X1] -Under Minor Editing-
  • DREAMCATCHER UNIVERSITY (Bungkus)
  • HANGOVER [SEASON 1 & 2]
  • Bestfriend
  • e·the·re·al #1: aiden ✔️
  • Love Blossom
  • The University

Seo Rylen tidak seharusnya ada di SMK Yusong. Putra tunggal Seo Raven, konglomerat bertangan dingin yang dijuluki Kingmaker, dan Iris de Claudia, bangsawan Belanda yang memiliki darah kerajaan. Ia dididik di luar negeri, tumbuh di antara piano klasik dan pertemuan diplomatik, dan seharusnya melanjutkan sekolah di institusi internasional ternama. Namun sebuah "kesalahan administratif" mengantarnya ke SMK Yusong-sekolah brutal penuh siswa berandalan, tempat di mana tawuran adalah bahasa sehari-hari. Semua orang menunggu dia pindah. Tapi Rylen... memilih bertahan. Berambut pirang dan bermata violet, dengan wajah yang terlalu sempurna untuk tempat sekeras ini, Rylen menjadi pusat perhatian sejak langkah pertamanya. Tapi bukan wajahnya yang membuat semua diam-melainkan auranya. Tenang. Dingin. Berbahaya. Ia tak perlu berteriak untuk didengar, tak perlu mengangkat tangan untuk mengendalikan situasi. Setiap gerakannya terkalkulasi. Setiap kalimatnya menusuk. anehnya, walaupun begitu, perlahan sekolah itu memberikan kenyamanan bagi Rylen. entah sejak kapan, ia mulai menyukai sekolah itu, terutama orang orang yang ada disana. (karena ini fanfic, jadi aku ngikut alur yang di drakornya ya, tapi langsung ke bagian pertengahan, dan jelas akan ada beberapa hal yang berbeda dengan adanya rylen di cerita ini)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido