Port Kosong : Kosan Tanpa Sinyal
Tidak ada sinyal. Tidak ada alamat pasti. Tidak ada yang tahu kapan kamar itu terakhir ditinggali-atau oleh siapa.
Citra, seorang mahasiswa tingkat akhir yang dikejar revisi skripsi dan kekurangan dana, terpaksa pindah ke sebuah kosan tua di pinggiran kota. Kamar nomor 4.
Sunyi.
Murah.
Dan... kosong.
Terlalu kosong.
Awalnya hanya suara samar.
Lalu file yang muncul sendiri di laptop.
Lalu... bayangan yang tidak mengikuti gerakan.
Tapi ini bukan kisah tentang hantu yang mengamuk karena aturan dilanggar.
Ini tentang versi diri yang tumbuh dari kesepian.
Tentang salinan batin yang perlahan menggantikan aslinya.
Tentang ruang yang tidak membunuh,
tapi menyerap orang-orang yang lelah-dan membuat mereka percaya bahwa hilang adalah pilihan terbaik.
Dan ketika Citra mulai menyadari bahwa yang paling mengerikan bukan kamar itu,
tapi dirinya sendiri...
semuanya sudah terlalu dalam untuk ditarik kembali.
Port Kosong adalah novel horor psikologis tentang trauma, identitas, dan keberanian untuk hidup, bahkan ketika hidup terasa seperti file yang rusak.
Jika kamu pernah menamai foldermu "rahasia banget",
kalau kamu pernah menyimpan tangismu dalam draft yang tak pernah dikirim...
mungkin, kamu sudah pernah mengetuk pintu Port Kosong.