Patahan Sayap Gardaku

Patahan Sayap Gardaku

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 11, 2024
Kala sang sayap sudah tak lagi menemukan tempat untuk pulang, kemana ia akan pergi? Sang Garuda sudah menghancurkannya berkeping-keping, lalu sang penjaga sayap datang dengan penuh luka. Berharap jika sang sayap mau menerimanya kembali. Namun jika sang penjaga sayap kembali pada sang sayap apakah mereka bisa juga kembali pada sang garda? Hani yang memiliki sakit mental yang dimana ia juga menjadi pembicaraan orang sekitarannya tanpa peduli kondisi Hani, lalu tak lama sang masa lalu datang mencoba memperbaiki hubungannya dengan Hani membantunya menyusun susunan kaca yang sudah lama pecah. Namun dia tahu hati Hani sudah lama hancur dan mati, meskipun ia mencoba menyembuhkannya itu juga percuma. Karena ia hanya menyembuhkannya bukan menghapus lukanya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Kamu Dan Jarak
  • Rumah Tanpa Atap
  • Diary Raka [Selesai]
  • Memory in My Heart [END]
  • only your In my heart [End]
  • Mati Rasa - Completed✓
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT

Samudra - Launa adalah dua hati yang pernah saling menemukan di tengah ramainya dunia. Cerita mereka bermula dari tawa ringan, percakapan dalam telepon malam, hingga janji-janji kecil yang menyemai harapan. Namun, seiring waktu, hubungan itu diuji oleh keraguan, kehadiran orang lain, dan jarak yang tak lagi bisa dijangkau oleh cinta semata. Samudra yang berada di Sarawak-Malaysia dan Launa yang berada di Bandung-Indonesia. Launa mencintai Samudra dengan tulus-dengan cara yang kadang terlalu diam, terlalu sabar, dan terlalu dalam. Bersama Samudra, Launa merasa hidupnya lebih lengkap, lebih berarti. Launa jatuh cinta kepada Samudra bukan karena ia sempurna, melainkan karena kehadirannya membawa rasa yang berbeda dari siapa pun sebelumnya. Samudra memiliki cara tersendiri dalam menunjukkan perhatian-sederhana, namun bermakna. Ia hadir sebagai pendengar yang sabar, teman yang tak pernah lelah menemani, dan sosok yang mampu membuat Launa merasa dihargai, bahkan dalam diam. Dari sapaan hangat, kalimat-kalimat dukungan, hingga tawaran tulus untuk sekadar menemani belajar atau menenangkan hati yang lelah-semuanya perlahan membentuk ruang nyaman bagi Launa. Di tengah ketidak sempurnaan hubungan, Samudra mampu membuat Launa merasa bahwa ia layak dicintai dan tidak sendiri. Tapi waktu tak pernah memberi jaminan bahwa cinta akan selalu dipertahankan. Ketika Samudra berubah, ketika perasaan itu mulai tak searah, Launa hanya bisa menahan luka, berharap semesta mengembalikannya-walau dalam hati tahu, harapan itu semakin kabur. Ini bukan sekadar kisah putus cinta. Ini tentang bagaimana seseorang belajar melepaskan meski hatinya masih ingin bertahan. Tentang rindu yang terus tumbuh walau tak lagi punya tempat untuk pulang. Dan tentang keberanian Launa untuk tetap mencintai-meski akhirnya harus ikut hilang bersamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines