Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
Aluna
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, feb 26, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
"Diem anjing! Gue pusing tiap hari denger kalian berantem." -Aluna, 20 tahun. "Merokok gak baik untuk kesehatan kamu, Aluna. Cerita sama Aku kalo Kamu ada masalah" -Abidzar, 24 tahun. Aluna pergi dari Rumah tanpa tau kemana Tujuannya. Saat sedang menunggu di Terminal Bus, Dia bertemu seorang laki-laki yang menghampirinya seorang Diri. karna Luna tidak tau mau pergi kemana, Ia pun dengan nekat mengikuti tempat tujuan laki-laki tersebut. -Aluna-
Todos los derechos reservados
#193
aluna
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ALUNA
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  • Perihal Sandwich(End)
  • JANGAN DULU MENYERAH, ALUNA
  • GRIZLEN {On Going}
  • Aku Pergi
  • ENIGMA : When We Are { TERBIT }
  • Jejak Di Antara Bayangan [END]
  • Different [END]
ALUNA

Cinta, kadang tak meminta untuk dimiliki. Ia hanya ingin ada, hidup, dan tumbuh, meski tak pernah berbalas. Aluna tahu betul bagaimana rasanya mencintai seseorang dalam diam. Ia tahu seberapa besar rasa itu tumbuh dalam hatinya-tulus, dalam, dan tak bersyarat. Ia mencintainya sepenuh hati, namun tak pernah sekalipun berharap untuk menggenggamnya. Sebab sejak awal, cinta itu ditakdirkan untuk tidak dimiliki. Dalam sunyi, Aluna menyimpan rasa itu. Ia tak pernah mengganggu langkahnya, tak pernah menuntut lebih dari sekadar bisa melihatnya bahagia. Dan saat takdir berkata laki-laki itu akan berjalan bersama orang lain, bukan dirinya, Aluna tidak menyalahkan semesta. Ia hanya menunduk, tersenyum pahit, lalu berdoa-semoga lelaki itu menemukan kebahagiaan yang paling layak, meski bukan bersamanya. Melalui musim-musim yang berganti, Aluna tumbuh bersama luka dan ketegaran. Ia belajar bahwa merelakan bukan berarti kalah. Ia percaya, cinta tak pernah sia-sia jika dijalani dengan hati yang ikhlas. Karena pada akhirnya, ia tetap bersyukur-bersyukur pernah mencintai dengan seutuhnya, meski hanya dalam diam, meski harus melepas tanpa pernah menggenggam. Aluna adalah cerita tentang ketulusan, pengorbanan, dan kekuatan doa. Sebuah kisah yang menegaskan bahwa cinta sejati tak selalu berujung pada kebersamaan, tapi bisa hidup abadi dalam doa yang diam-diam dipanjatkan setiap malam. ---

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido