6 mga parte Kumpleto MatureHari-hari itu aku lalui menulis semua yang aku rasa. Otak seakan tercumbu dengan efek buruknya dari cinta.
Hingga pikiran terpenuh sesak oleh kata-kata yang menyedihkan. Aku juga ingin menulis,mengambarkan bagaimana sempurnanya mahluk pujaanku. Hidung, mata, bibir, semua yang indah aku lihat dari ujung kaki sampai ujung kepala.
Menuliskan bagaimana kita bertemu, menceritakan semua perjalanan kebahagiaan yang telah kita lewati
Jikalau aku menulis matamu, senyummu, keindahan pelangi yang tergambar di tubuhmu. Itu adalah tulisan nonfiksi yang aku tulis dengan apa adanya. Tetapi, jikalau aku menulis kita tertawa bersama melihat purnama, menghabiskan sisa senja dengan berpelukan, melalui malam-malam dengan cerita bahagia. Itu adalah tulisan fiksi yang aku tulis dengan sedemikian rupa, menulis angan-angan yang tergantung di lampion-lampion langit.