TRISANDYA (REVISI)

TRISANDYA (REVISI)

  • WpView
    Reads 7,086
  • WpVote
    Votes 315
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2026
"Sialnya aku hidup di tempat yang tidak seharusnya aku singgah, dunia terlalu kejam untukku." "Tuhan aku menyerah, bawalah jiwa yang hancur lebur ini." Di sudut kota Semarang yang pengap oleh persaingan hidup yang keras, tersimpan sebuah kisah yang tak pernah dibicarakan dan berdiri sebagai bayangan yang layu. Nayanika Anindya Pradipta-Gadis lugu itu seharusnya menikmati masa-masa SMA nya namun, orang lain termasuk teman-teman sekelasnya memandangnya sebagai anak memiliki pribadi yang buruk dan lemah dalam bersosialisasi. Dia tertarik terhadap dunia seni tari. Naya adalah permata-kecintaannya pada seni tari mengantarkan Naya menjadi siswa mengukir prestasi gemilang bagi nama baik sekolahnya. Tapi segala pencapaian Naya selalu disambut remeh oleh sang ibu tiri. Prestasinya hanya dianggap sampah dan bakat rendahan. Apa hebatnya jadi penari? Di saat anak remaja lain selalu didukung dan disayang oleh ibunya, bagi Naya kasih sayang ibu adalah sesuatu yang tak pernah terbeli. Saat orang tuanya bertengkar, Naya sebagai anak sulung, hanya bisa mendekap erat raga lemah adiknya yang berusia tiga belas tahun masih duduk kelas tujuh SMP, mencoba menyumbat telinga sang adik agar pertengkaran ini tidak merusak masa kecilnya. "Kak, kapan mereka berhenti teriak?" "Nggak lama lagi, Ayla." Air mata Naya jatuh tanpa permisi dan jatuh ke kepala adiknya yang dipeluk. Tetapi ia harus kuat di depan adiknya. Di sekolah, Alana-dia menganggap Naya adalah barang yang boleh ia rusak, injak, dan siksa demi kepuasan akan dendam yang tersimpan di lubuk hatinya. Naya membawa semua luka itu sendiri. Tidak ada tangan yang mengulur. Tidak ada bahu yang menawarkan untuk bersandar. Tapi mengapa? Padahal ia memiliki pribadi yang sangat baik, kalem, dan lembut. Apakah itu terlalu sampai dunia menghakiminya? [Maaf jika masih ada typo bertebaran, karena masih belum selesai dan masih tahap revisi] Start: 27-02-2024✓ Finish: ? --
All Rights Reserved
#17
putihabuabu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • DENNIES
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Nayara [ TERBIT ]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • ReNa [TAMAT]
  • Aldeva
  • Anya

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines