VANO
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 6, 2024
"Lo ngapain disini?", Vano mencoba menghapus air mata yang sedari tadi membasahi pipinya. "Aku tau kamu sedih, kalau mau nangis, nangis aja gapapa Van, ga semua manusia harus terlihat kuat, ada kalanya mereka merasa rapuh". Vano terdiam, hingga selang beberapa detik, air mata yang sedari tadi ia tahan pun luruh. "Makasih, Zeyy".
All Rights Reserved
#340
light
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perfect Daddy (Yizhan)✅
  • SEANNANDA ( Coffe Break ) ✓
  • Not You Or Me But We (End)
  • Thank You (✔)
  • B͇l͇i͇n͇d͇ ͇W͇o͇m͇a͇n͇ // (selesai)
  • My Beloved Wife.
  • The SECRET Of The OLD
  • ALVANSA [Completed]
  • Where's Home
  • Light Of Love (YIZHAN)✅

"hikss..apa aku bunuh saja dia?" "husttt jangan seperti itu, nanti baby sedih. bagaimana pun dia darah daging kamu" "Tapi dia bukan anak kamu hiks.." "apapun yang milik mu adalah milikku juga" • • • • Top: Wang Yibo Bott: Xiao Zhan Warning ⚠️ Bahasa non baku Adegan🔞 *Seperti biasa cerita ringan *Anti orang ketiga or pelakor *Murni ide sendiri tp kalau ada kesamaan kata² dalam cerita sok atuh negur Enjoy....

More details
WpActionLinkContent Guidelines