TeraLue: Evanescent

TeraLue: Evanescent

  • WpView
    Membaca 7,285
  • WpVote
    Vote 422
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jul 19, 2024
WpInfo
Fiksi
Fantasi
Makhluk Mitologi
Dalam proses revisi (update lambat) Setelah mengalami kecelakaan dan kehilangan adik yang amat disayanginya, Tera memilih untuk menenangkan diri ke kediaman mendiang kakeknya yang terletak di sebuah pulau kecil bernama Theres. Setidaknya, ia akan menetap di sana selama enam bulan sembari menerima beragam mitos tentang Theres yang kerap didengar semasa kecil. Dongeng paling terkenal adalah 'HYA' ubur-ubur yang mampu menjelma sebagai sosok rupawan. Sampai detik ini ia tidak pernah percaya segala mitos di pulau Theres, hingga suatu hari sebuah badai yang menerjang Theres membawa sesuatu dari lautan terdalam, mempertemukannya dengan ubur-ubur yang merupakan jelmaan gadis rupawan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#275
laut
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • I Fellin Love With a Criminal [END √]
  • Surat MISTERIUS ✔️
  • Ombak Rindu dan Janji Terakhir (TAMAT)
  • SetaLyna
  • TRAPPED (TAMAT)
  • SINAR LAUTAN
  • Meet The Past
  • [ END ] Broken Shadow

"AH KAU! Kau yang menciumku saat aku bekerja lusa kemarin" Mengernyitkan dahi nya, buronan itu mengingat-ingat, meski tertutup topeng, namun kerutan nya terlihat tipis. "kau.. Aku tidak ingat" "Ughh.. Dasar bajingan". Glamora menginjak kaki buronan itu hingga ia meringis kesakitan. "Berhenti, wanita gila" Umpat nya. "Kembalikan ciuman pertamakuu!!" Seru nya histeris, habis nya Glamora tak rela ciuman pertama nya diambil buronan sialan ini. "Baik, kalau itu mau mu". Buronan itu mendekat kan langkah nya perlahan ke wanita yang ada dihadapan nya, sehingga Glamora terpojok dan tidak bisa kabur lagi, buronan itu mendekat kan wajah nya pada Glamora. Apa ini haruskah Glamora merasa terancam karena takut dilecehkan. Cupp Glamora melebarkan mata nya kaget, apa yang berusan terjadi, buronan itu tersenyum geli. Ia mengambil dagu Glamora dan menahan nya, lalu melumat bibir Glamora yang sedikit tebal. Glamora mendorong tubuh kekar buronan itu. "Sialan kau!" PLAKK Glamora menampar nya, buronan itu tak merasa sakit malah mengucap. "Bibirmu manis". Tersenyum lalu pergi dari situ. Hidup apa ini.. Sialan sekali. Niat ingin membalas dendam malah ia yang terkena sial. . . . . instagram : hyun.mora

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan