UNDER THE RAIN : HOME?

UNDER THE RAIN : HOME?

  • WpView
    OKUNANLAR 45
  • WpVote
    Oylar 2
  • WpPart
    Bölümler 1
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cts, Eki 26, 2024
"Gila, ciri-ciri manusia ga dikasih etika tuh gini. Seisi rumah pada gak punya otak!" Dewangga Arjuna, pria berusia 26 tahun. Memiliki rumah yang begitu besar, namun terlihat sederhana. Begitu pula dengan isinya, ramai. Tetapi, ia tidak pernah merasa rumah itu ramai, ia kesepian dirumah itu. Rasanya seperti menempati rumah tidak berpenghuni. Namun, ia merasa dirinya telah berubah setelah menemukan rumah baru, tidak tahu itu rumah bersih atau kotor. Ia berharap rumah itu adalah rumah terakhirnya untuk ia singgahi. ^SERIES (1) - HOME? Start : 00 - 00 - 2024 End : 00 - 00 - 0000
Tüm hakları saklıdır
#813
brokenhome
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • DUNIA HAMPA
  • Not Home [TAMAT]
  • Rumah Pulang
  • Ekspektasi
  • Rumah Tak Lagi Pulang [On Going]
  • OUR HOME [JUNGHWANXDOYOUNG] 🔞
  • Sampai Nanti
  • R U M I T
  • Home?
  • 6 Raga 1 Jiwa [BOYNEXTDOOR]

Hampa, kata itu menjadi hal yang ada di benaknya setiap kali ia pulang ke "rumah" miliknya. Tak ada niatan baginya, untuk sekedar membuat rumahnya lebih berwarna lagi. Dunianya terasa hampa, setiap kali ia ingin mengeluh. Ia kebingungan, mencari tempat untuk bersandar, dan bercerita tentang hari-harinya yang sulit. "Rumah" miliknya memang selalu berbeda, di sana sunyi. Di sana tidak terasa seperti ada kehidupan sedikit pun, hampa. Bahkan "rumah" yang dikatakan orang-orang sebagai tempat pulang itu, tak sama baginya. "Rumah" yang dianggap sebagai dunia kasih sayang bagi orang-orang, juga tak sama baginya. Semuanya bohong, semua tentang dirinya. Yang katanya menjadi kebanggaan bagi semua orang, tanpa ada kekurangan. Berjuta-juta lara tak pernah absen dari dirinya, seakan-akan seperti tidak ada detik tanpa kebohongan baginya. Sampai kapan, ia harus merasakan semua kesunyian ini? Kapan, kehampaan ini akan usai? Di mana, ia bisa mengekspresikan dirinya, selayaknya remaja pada umumnya?

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi