CILPACASTRA

CILPACASTRA

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 21, 2024
Kata "sial" kerap membuat orang merasa tidak nyaman. Entah itu karena dialami ataupun dikutuk. "Sial" kata keramat yang selalu Azel dengar. Kedua orang tuanya bercerai sehingga hidup gadis itu seperti tak memiliki tujuan. Azel bukan tipikal orang yang suka basa-basi. Watak tersebut berubah ketika tuhan mengirimkan Zelio untuk bertetangga dengannya. Memiliki tetangga adalah hal yang baru bagi Azel karena selama dua tahun terakhir, dia hidup sendiri. Bagi Azel, Zelio adalah cowok tantrum, menyebalkan, tapi se frekuensi dengannya. Zelio juga memiliki sisi menarik tersendiri sehingga dia masuk ke dalam kriteria 'cowok idaman Azel'. "Temui gua jam dua belas malam ini Ze, gua selesaiin misi lo!" -Zelio Sky Elfatha "Lima misi Azel hampir selesai! Azel harap kita terus bersama saat misi ke lima selesai." -Deline Zaelea Auretta
All Rights Reserved
#12
mentalhelt
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BEFORE THE END
  • Selembar Surat Kontrak || TERBIT
  • Goodbye Alaska [END]
  • VIETATO
  • AKHIR YANG TAK SAMA
  • DISA | broken
  • CINTA DALAM KELABU
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • AYUSHITA [END]

"Pertemuan itu tidak jauh-jauh dari perpisahan, 1000 kali kau dipertemukan maka 1000 kali juga kau akan dipisahkan." Kalimat itu terngiang-ngiang di benaknya, sebuah ironi kehidupan yang tak terelakkan. Di tengah riuh rendahnya dunia, ia merasakan sepi yang mendalam, seolah terisolasi dalam ruang hampa. "Gua tetep sayang sama lu, kok." Ucapan itu terucap lirih, namun sarat makna. Ia tahu, kata-kata itu adalah jembatan yang menghubungkan dua jiwa yang terpisah jarak dan waktu. Sejauh apa pun, jika batin mereka sudah terikat, mereka tetap bisa bersama, menghabiskan waktu bersama dan tak lupa untuk terus saling menjaga. Di balik senyumnya, tersembunyi luka yang menganga, luka yang takkan bisa diobati desngan kata 'maaf'. Namun, ia tetap berusaha tegar, menyembunyikan kerapuhan di balik topeng kekuatan. "Apapun yang terjadi sama gua kedepannya. Zam, tolong jagain adek gua, ya." Permintaan itu adalah wujud rasa sayang dan tanggung jawabnya, sebuah janji yang harus dijaga. Rasa ingin saling melindungi itu tetap ada, meski di hatinya tersimpan rasa sakit yang tak terperi. Ia belajar menerima kenyataan, bahwa hidup adalah rangkaian pertemuan dan perpisahan, suka dan duka, cinta dan kehilangan. SINCE MARET 2020 START : 21 SEPTEMBER 2021 END : 29 APRIL 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines