Makam Srikandi

Makam Srikandi

  • WpView
    Reads 3,395
  • WpVote
    Votes 197
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Mon, Oct 28, 2024
Cerpen makam srikandi mengisahkan tentang seorang perempuan bernama Anggun dan seorang laki laki bernama Angga, mereka berdua adalah kakak beradik. Mereka berdua tinggal di sebuah gubuk tua di suatu pemukiman di samping rel kereta, mereka berdua yatim piatu, tidak mempunyai ayah dan ibu, kemiskinan membuat hidup mereka menderita. Karena kemiskinan yang di alaminya, Angga tidak sanggup untuk membeli sepatu, setiap kali ia bersekolah, ia tidak menggunakan sepatu, ia sering mendapatkan hinaan dari teman temannya dan omelan dari para guru di sekolahnya karena hal itu. Sampai pada suatu ketika Angga mengalami kecelakaan yang membuat telapak kakinya terluka dan karena hal itulah sang kakak yaitu Anggun ingin membelikan adiknya sepatu agar bisa dipakai untuk ke sekolah. Di dalam penjara kemiskinan yang mengikat dirinya, Anggun tetap berjuang agar bisa membelikan adiknya sepatu. Apakah Anggun berhasil membelikan adiknya sepatu? Selamat membaca
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Akankah Kita Selalu Baik-Baik Saja?
  • PAPERFLAKES
  • DAVARA
  • My Little Cinta
  • About Naskala [on going]
  • Con te Partiro (with you)
  • Sarjana Penjaga Makam (Judul Horor, Cerita Penuh Makna)
  • Gara Narendra
  • Seribu Kisah | | GORESAN PESAN [COMPLETED]
  • TIGA SAYAP BURUNG

CATATAN: Orang-orang busuk hati dilarang membaca cerita-cerita ini karena seharusnya ceritanya dibaca dengan hati yang hangat. Sudahlah buruk rupa, busuk pula hatinya. Jangan ya, Teman-Teman! Boleh buruk rupa tapi hatinya mestilah baik biar seimbang.:) Perasaanmu itu milikmu sendiri. Kendalikan perasaan itu, jangan seret-seret orang lain dalam imajinasi liarmu. Mual banget. Sudah tua masih juga perlu diajarkan soal mengendalikan emosi dan perasaan. "Akankah Kita Baik-Baik Saja?" adalah salah satu dari 15 cerpen yang terdapat di dalam buku ini. Cerpen-cerpen di dalam buku ini memiliki kisah yang sederhana dan kesemuanya ditulis dalam sudut pandang orang pertama. Karena 'si orang pertama' inilah yang menilai setiap kisah yang dialami melalui definisi kacamata pribadinya. Kisah-kisahnya begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari kita. Menjalani operasi di rumah sakit tanpa sepengetahuan orang tua karena tidak ingin membuat mereka khawatir, ayah dan adik yang pergi selama-lamanya, seorang wanita yang memilih bercerai setelah puluhan tahun menikah, dan masih banyak lagi kisah lainnya. Apakah salah satu kisah itu adalah milik kamu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines