Semua orang pasti menginginkan pernikahan yang bahagia tanpa ada perjanjian yang hanya Sah diatas kertas, yang sama sekali tak berniat untuk melibatkan cinta didalamnya. Dan itu terjadi pada Aiza Munadiah, gadis mungil yang selalu dimanjakan oleh kedua orangtuanya. Yang Aiza tahu pernikahan itu merupakan sebuah ibadah yang sangat Allah muliakan, sama halnya dengan nilainya menggenapkan separuh agama. Menikah sekali seumur hidup yang tentunya untuk menggapai ridho-Nya, cinta-Nya dan surga-Nya. Namun, bagaimana jika itu tidak sesuai dengan harapan yang Aiza inginkan? Pernikahan yang dijalankannya seperti permainan karena terlibat oleh perjodohan. Apa Aiza bisa menjalankan pernikahan yang tak pernah ia harapakan?
Más detalles