Dear Mr. Perfectly Fine

Dear Mr. Perfectly Fine

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 28, 2024
Menyukai teman masa kecilnya sedari dulu, apakah Luna salah? Luna Matahari, sang gadis periang nan manis yang selalu menebar energi positif disekelilingnya. Ia selalu mendamba-dambakan Elio Angkasa sang teman masa kecil, pria dingin berwajah tampan dengan sifat bak es kutub. Luna bahkan sangat menunjukkan perasaan sukanya pada seseorang yang selalu menemani masa-masa kecilnya itu. Tetapi, hal buruknya adalah pria yang sangat Luna sukai tersebut sangat acuh tak acuh padanya. Kadang kala membuat Luna merasa dirinya dicintai balik, namun tak jarang juga lelaki itu menepis semua khayalan yang selalu ada dibenak Luna. Lalu, bagaimana dengan kelanjutannya? Entah. The story written by : @writtenism.
All Rights Reserved
#661
sunghoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • The King & The Doctor
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • Second
  • Given || Ju Jihoon
  • I Want to Live [END]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines