We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
time with the stars

time with the stars

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 2, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Tagscinta
"kak aaal..." panggil seorang gadis kecil dengan rambut yang dikucir dua, shafa gadis yang biasa di panggil dengan sebutan afa itu sedang menangis di depan pintu, melihat kearah rumah depan nya, seorang anak kecil yang usianya tak jauh dengan afa, dia Aldi, panggilan nya al, hari ini anak laki-laki itu harus pergi keluar kota, ya tentunya meninggal kan shafa disini. "afa? ko nangis si?". afa berlari memeluk al. "afa ga mau kak al pelgi, nanti afa main sama siapa kalo ka al pelgi...hiks...", rengek afa, "afa kak al cuma pergi sebentar ko, nanti kak al pulang ko, janji" ucap nya membalas pelukan afa. "janji? kak al ga bakalan lama kan?", al menggeleng. "engga, al bakal cepet balik temuin afa disini ok?", afa mengangguk dan memasang senyuman manis di wajah nya. "kak al janji ya, nanti kalo kak al lama, afa main sama siapa? afa ga punya temen lagi nantii?". "kan ada bang alga?" "engga mau sama bang alga!!" "gue bakal terus jaga lo sha, gue janji sama lo", aldi menangis melihat kondisi gadis yang selama ini iya cinta, kini tergeletak dengan darah yang keluar deras dari kepala nya, semua i ni terjadi karna kesengajaan salah satu anak buah aldi. "s-sam-pai j-jumpa k-ka a-al", perlahan mata gadis itu tertutup dengan darah yang terus mengalir deras di kepalanya, kata terakhir di malam itu yang shafa lontarkan kepada aldi. "sha!!, GAK SHAFA LO HARUS BANGUN SHAAAAAA!! SHAFAAAA!!", di jalanan sepi itu mulai terdengar sirine ambulance yang barusaja datang. @nanda-shafa:"terlalu banyak harapan yang ku simpen dalam impian ini, beribu-ribu cita-cita yang ingin ku gapai, ternyata runtuh di tengah jalan, terima kasih atas kenangan manis nya selama aku ada, kamu bagai bintang yang menghiasi langit malam yang gelap, bulan ini tak sendiri, sekarang bintang sudah menemani nya. terima kasih bintang, maaf bulan mu pamit untuk mimpinya". ☆☆☆☆☆☆
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • reminisce before I go
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • LOVE STORY QIANARRA
  • A&A ON GOING !!
  • Istri Cadangan
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • Izinkan sekali saja

Kecelakan yg menimpah valen membuat dia lupa dengan ayya temen masa kecil nya . " sekarang gw tau siapa gw " kata valen yg ingat semua nya " ayya maaf in gw " kata valen yg menyesal atas apa yg dia lakukan .valen pun mangambil ponsel nya dan ingin mengabari ayya bahwa dia sudah tau semuanya . Tapi hasil nya nihil ayya tak menjawab telpon dari nya " gw harus ketemu sama ayya " kata batin valen. Valen pun ingin pergih menemui ayya tetapi sesaat membuka pintu ada gio dan erlan yg berdiri di depan pintu kamar rawat valen . " val, lo mau ke mana " tanya erlan " gw ada kabar gembira buat kalian , tapi gw harus kasih tau ayya dulu baru kalian " kata valen yg tersenyum pada sahabat nya . " val , lo masih belum sembuh " kata gio " apa sih gio biasa nya lo yg paling semangat kalau gw mau ketemu ayya " kata valen " tapi ayya " kata gio yg tak di lanjut kan " gw tau dia marah kan sama gw , tenang aja gw bakal kasih hadiah kesukaan nya " kata valen yg mulai berjalan meninggal kan sahabat nya . " val, ayya udah gk ada " teriak gio dan langsung menunduk . Seketika langkah valen berhenti . " apa maksud lo " kata valen yg mulai mencengkram jaket gio " ayya udah gk ada val " kata erlan sekali lagi " kalian pasti bohong " kata valen yg mulai tertunduk lemas . Hai guys mau tau cerita mereka lihat terus yaaa . 😁😁

More details
WpActionLinkContent Guidelines