Bunga Terakhir (End)

Bunga Terakhir (End)

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 22, 2024
Menceritakan seorang gadis yang di tinggal oleh orang tuanya untuk selamanya dan rasa penyesalan yang terus menghantui dan mengganggu hidupnya itu. Setelah kepergian orang tuanya dia merasa hidupnya itu sudah hancur. Dia selalu merasakan penyesalan dan kesedihan di hidupnya. Dia merasa hidupnya sangat hancur saat mendengar orang yang di sayanginya itu untuk selamanya, namun apa boleh buat itu sudah takdir dari Allah. Dia hanya ingin hidupnya ini tidak merasakan kesedihan yang mendalam lagi, dan gadis itu tumbuh menjadi seorang gadis yang tidak pernah merasakan kasih sayang orang tuanya lagi, walau dia sudah pernah merasakan ya namun waktunya sangat singkat dan dia kadang iri dengan teman-temannya yang masih ada orang tuanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dunia Alana
  • My Love A Turki
  • Hijrah Karena Dia: Perjalanan dari Janji ke Cinta yang Lebih Tinggi
  • ZIA AURISTHELA KANENZA
  • Twelve Hearts Under One Roof
  • ADWITI'S LIFE: FAMILY [ Complete ]
  • I'm RF
  • Bukan Cinta Pertama
  • rumah?

Alana tidak pernah tahu bahwa kehilangan orang tua bisa membunuh perlahan-bukan tubuh, tapi semangat dan arah hidup. Sejak kepergian orang yang paling ia cintai, hidup Alana terasa seperti ruang kosong yang bergema. Setiap langkahnya dihantui kenangan, setiap harinya seperti mencoba bernapas dalam air. Ia menjauh dari dunia, dari teman-temannya, bahkan dari dirinya sendiri. Alana tumbuh dengan keyakinan bahwa kehilangan adalah satu-satunya hal yang pasti dalam hidup. Sejak kecil, ia belajar bertahan, bukan mencintai. Trauma masa lalu membuatnya sulit mempercayai siapa pun, memilih kesendirian sebagai perlindungan dari luka baru. Ia menemukan ketenangan dalam arsitektur-dunia yang bisa ia kendalikan, di mana setiap garis memiliki tujuan, setiap bentuk memiliki makna. Namun, segalanya berubah ketika ia bertemu Zean Alebaran, klien yang berbeda dari yang lain. Zean bukan hanya seseorang yang memiliki visi kuat tentang desain, tetapi juga seseorang yang bisa membaca dirinya lebih dalam dari yang ia inginkan. Setiap kata yang diucapkan Zean seperti cermin yang memaksa Alana menghadapi ketakutannya sendiri. Saat proyek mereka berjalan, hubungan mereka berkembang dari diskusi profesional menjadi percakapan filosofis yang mengguncang prinsip hidup Alana. Namun, ketika bayang-bayang masa lalu kembali menghantui dan ketakutannya semakin nyata, Alana harus memutuskan: tetap bersembunyi dalam dunia yang ia pahami atau mengambil risiko untuk sesuatu yang bisa membuatnya merasa lebih hidup. "Dunia Alana" adalah perjalanan menyentuh tentang kehilangan, penerimaan, dan keberanian untuk kembali mencintai-diri sendiri dan dunia, ia datang sebagai dilema eksistensial yang menuntut keberanian untuk melangkah ke dalam ketidakpastian. Ditulis dengan gaya naratif yang puitis dan reflektif, novel ini mengajak pembaca menyelami pertanyaan-pertanyaan eksistensial: Apa arti bahagia? Apa sebenarnya kehilangan? Mengapa manusia harus menderita? Apa itu kebebasan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines