Hilwasya Raidhanaya

Hilwasya Raidhanaya

  • WpView
    Reads 1,590
  • WpVote
    Votes 755
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 18, 2025
[Diikutsertakan dalam lomba PENSI VOL-9] DILARANG MEMPLAGIAT CERITA INI DI PLATFORM MANAPUN DAN DALAM BENTUK APAPUN! yang plagiat, ku doakan jari kamu disentil malaikat. *** Januari 2021. "Aku janji, aku bakal buat kak Raidhan abadi di karya-karya ku!" seru ku. *** Desember 2022. "Itu Raidhan sama ceweknya," beritahu kak Ruby. Aku menahan napas ku sejenak dengan mata yang memanas. Helaan napas terdengar. "Jadi ... Semua usaha ku sia-sia ya? Pemenangnya justru orang lain. Bodoh!" ujar ku. *** Februari 2023. "Kalo ini beneran akun Instragam pacarnya kak Raidhan, kenapa dia follow aku?" monolog ku bingung. "Aku gak sepenting itu untuk dicari tau." sambung ku lagi. *** "Aku akan mencintai mu. Hari ini, esok dan hari-hari berikutnya. Mencintai mu tanpa balasan rasa, mencintai mu tanpa secara gamblang berkata dan mencintai mu lewat aksara. Aku tak peduli, siapapun cinta pertama mu. Tapi tolong untuk tetap izinkan aku memperkenalkan mu sebagai cinta yang abadi dalam semua karya-karya milik ku." - Nadhira Hilwa Azzura. *** Cerita ini diangkat dari sebuah kisah nyata? ***
All Rights Reserved
#26
pensivol9
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Short Story' 3 - Proses Revisi
  • Gladyz Love Story [END]
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Evando&Seraphine [END]
  • HALAQAH CINTA (SUDAH TERBIT) ✓
  • COMEBACK FROM PAST  ( Terbit )
  • AKSARAYNA
  • VIERRA'S SECOND LIFE
  • My Darkness Girl[TAMAT]

[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines