We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ENCHANTED

ENCHANTED

  • WpView
    Reads 519
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 7, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Setiap kita memiliki seseorang yang tersembunyi di dasar hati dan ketika berpikir tentang dia, kita akan merasa seperti sedikit sakit di dalam karena merindukan nya. Tapi kita masih ingin mempertahankan orang tersebut. Walau aku tidak tau di mana dia sekarang. Jika dua orang ditakdirkan untuk bersama, pada akhirnya mereka akan menemukan jalan kembali. Dan aku berharap kamu juga menunggu ku. This is a work of fiction, any names, characters, and stories are fictional
All Rights Reserved
#27
fredvier
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?
  • Until We Meet Again
  • maybe in Another life
  • Bentangan Payung Biru
  • Love From The Sky (END)
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • 2 IMAN 1 AAMIIN || UN1TY [▪︎FULL EPS▪︎]

Awalnya, Oline hanya menjalankan permintaan Delynn-mengantar Erine pulang, menemani jika Delynn tak bisa, memastikan gadis itu baik-baik saja. "Tolong jagain Erine ya, gue lagi sibuk." Itu yang selalu Delynn katakan. Dan Oline, sebagai sahabat, selalu menurut. Tapi lama-kelamaan, semuanya berubah. Erine bukan sekadar tanggung jawab yang Delynn titipkan. Setiap keluhan tentang Delynn, setiap panggilan malam yang meminta Oline untuk mendengar, setiap tawa, setiap tatapan yang tak seharusnya berarti apa-apa-perlahan, semuanya mulai mengisi ruang kosong dalam hati Oline. Dia tahu Erine masih mencintai Delynn. Dia tahu dirinya hanya tempat persinggahan saat Delynn tak ada. Tapi semakin lama, semakin sulit baginya untuk mengabaikan kenyataan bahwa Erine selalu pulang padanya. Oline tak tahu sampai kapan dia bisa menahan perasaan ini. Tapi ada satu pertanyaan yang terus menghantuinya setiap kali Erine memilih meneleponnya daripada Delynn: Kalau Delynn tahu, dia akan marah nggak? Atau justru... dia memang tak pernah peduli?

More details
WpActionLinkContent Guidelines