Axhieeno And Her Wounds

Axhieeno And Her Wounds

  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 6, 2024
"Teruslah Melangkah Dan Jangan Pernah Berfikir Untuk Menyerah" ~Xhien • • Axhieeno Laa Illleinno Pemuda Berumur 18 Tahun Yang Memiliki Hidup Sangat Sangat Klasik Dan Terlihat Tidak Asik.. Namun Itu Hanyalah Pendapat Mata juga Otak Mereka yang Bekerja, Nyatanya Hidup Aslinya Begitu Seperti Neraka.. Tersenyum Ceria Namun Menyimpan Sejuta Luka Dan Duka Adalah Hidupnya, Kehidupan Yang Disangka Sangka Biasa Nyatanya Menyimpan Luka Yang Begitu Tenganga Juga Terbuka.. Rahasia Asli Yang Disimpan Begitu dalam Sehingga Tidak ada Yang Menyadari Kesakitan Yang dirasakan Secara Perlahan Olehnya.. • • 🫐_ Bukan Novel Bl Ataupun Terjemahan, Murni Hasil Pemikiran Sendiri Don't Copy..
All Rights Reserved
#822
rahasia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Breathe
  • Obstinate
  • Dandelion [TERBIT]
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Dari Luka Untuk Tawa✓
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Ad Meliora || END✓
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • ALEYA~~
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

More details
WpActionLinkContent Guidelines