Rumah Tanpa Atap

Rumah Tanpa Atap

  • WpView
    Reads 618
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 5, 2024
Dua orang dengan latar belakang berbeda namun, dipertemukan untuk saling melengkapi.sikap Hana setelah hijrah dari masa lalunya banyak menginjak bebatuan kehidupan. Suatu saat Hana sedang terbaring lemas setelah dibuli oleh temannya.Disaat terbaring lemas di atas kasur seorang perempuan masuk.Percakapan pun berlangsung tapi setelahnya dia langsung membekap hidung dan mulut Hana. Leo yang melihatnya langsung menegur dan dengan cepat perempuan itu mengadu kepala Leo dengan piring kecil.Suara di kepala Leo selepasnya hening.Cepat-cepat dia harus bangun dari sakitnya.Melihat Hana yang sedang terengah-engah memancing simpati Leo dan mengurungkan niat untuk mengejar cewek itu. "Lu enggak apa-apa kan?" "Enggak,aku baik-baik aja"dengan napas yang terengah-engah. "Lu ngomong baik-baik aja!?"timpal Leo yang gak ngerti cara pikir Hana.Padahal baru saja dia dibekap dengan bantal.Kalau saja Leo enggak datang atau terlambat mungkin Hana hanya tinggal badan saja Gimana cerita lanjutnya?mari baca kisah mereka di sini.
All Rights Reserved
#53
hurf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendship In Love
  • The Story Of Aghea
  • Renalexa (END)
  • Dewa & Dewi [END]
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • TEN 10 (REVISI)
  • REZVAN : Better Together
  • I'm Not A Villainess
  • ALDRIC [END]
  • Bara [REVISI]
  • The Symphony of Gema
  • DEVAN ALVIANO [SELESAIβœ”]
  • leads you to happiness
  • ALBARES MADAGASKAR (END)
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • RIVANALULA [ ENDING ]
  • ELGA
  • Tiga Kanvas (TAMAT)
  • GADIS (Lengkap belum revisi)
  • Struggle for Dreams (End)

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

More details
WpActionLinkContent Guidelines