We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
HOME - Brotherhood

HOME - Brotherhood

  • WpView
    Reads 321
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 15, 2024
WpInfo
Fanfic
NCT
cerita ini, yang saya ketik dengan jari tangan saya sendiri. Cerita yang saya tulis berdasarkan sebagiannya adalah kisah nyata dan sebagian lainnya adalah karangan/tidak nyata. Entah aku yang terlalu senang karena mendapatkan sosok yang dapat menjaga dan merawatku, entah memang dia saja yang memang menginginkan kehadiran seorang adik kecil. Di sinilah kisah ini di mulai; tentang si bungsu yang yang dapat merasakan kehadiran seorang adik dan si sulung yang dapat merasakan kehangatan dari seorang abang. HaliIce; Hali as anak bungsu Ice as anak sulung Warning: 1. Karakter hanyalah milik Monsta. 2. Diharapkan untuk pintar dalam membaca, dikarenakan adanya unsur kekasaran di dalamnya. 3. 100% murni dari pemikiran Author dan tidak diperbolehkan untuk ditiru walaupun sudah dicantumkan credit. 4. Adegan berbahaya, tidak untuk di tiru. Selamat membaca.
All Rights Reserved
#61
ketawa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kau lah Kakak Terbaikku! (END)
  • 𝐻𝑎𝑛𝑦𝑎 𝐻𝑎𝑦𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑆𝑒𝑚𝑎𝑡𝑎
  • Brothers?! [Boboiboy Elemental Siblings] (On Going)
  • Rion dan Baskala  ||  [RIKU.SAKUYA]
  • Lelaki Bayaran [END]
  • Permata Kesayangan Adhinata👑
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • Little Sister [Boboiboy Elemental]

"Gw pengen cepet - cepet ketemu bunda, tapi gw masih ada 6 adik yg harus gw jaga. Bunda, gapapa kan ya.. Hali nyusul bunda keatas? tapi Hali masi ada 6 adik yg harus Hali sayang, Taufan katanya engga sanggup kalo jadi anak pertama. Jadi setelah Hali ngurus adik - adik sampai sukses, Hali boleh nyusul Bunda ya?" Gumam Halilintar yang sedang berbaring di rumput, menatapi indahnya malam. Hali tidak mampu menahan air matanya, dia menangis karna dia kira tidak ada yang melihat. Tiba - tiba.. "Kak.. kakak kenapa nangis?" Ucap Taufan yang kebingungan melihat kakaknya menangis itu. "H - hah? e - engga kok, kakak ga nangis! cuma kemasukan.. r - rumput iya rumput!" Ucap halilintar sambil dengan cepat menghapus semua air matanya, sayangnya Taufan sudah melihat semuanya. Halilintar tidak dapat mengelak. "Kak, kalo ada apa - apa cerita. Bukannya dipendam sendiri, kakak gak nganggep Taufan? Taufan disini kak, Taufan bakal denger semua keluh kesah kak hali." "Maaf." - Halilintar Apa yang bakal dilakuin Halilintar untuk menyukseskan adiknya ya? kalo penasaran yuk baca ceritanya lebih lanjut! '~▪︎°▪︎~' WARNING HARSH / CURSE WORD! WARNING TYPO BERTEBARAN! Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines