HOME - Brotherhood

HOME - Brotherhood

  • WpView
    Reads 321
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 15, 2024
WpInfo
Fanfic
NCT
cerita ini, yang saya ketik dengan jari tangan saya sendiri. Cerita yang saya tulis berdasarkan sebagiannya adalah kisah nyata dan sebagian lainnya adalah karangan/tidak nyata. Entah aku yang terlalu senang karena mendapatkan sosok yang dapat menjaga dan merawatku, entah memang dia saja yang memang menginginkan kehadiran seorang adik kecil. Di sinilah kisah ini di mulai; tentang si bungsu yang yang dapat merasakan kehadiran seorang adik dan si sulung yang dapat merasakan kehangatan dari seorang abang. HaliIce; Hali as anak bungsu Ice as anak sulung Warning: 1. Karakter hanyalah milik Monsta. 2. Diharapkan untuk pintar dalam membaca, dikarenakan adanya unsur kekasaran di dalamnya. 3. 100% murni dari pemikiran Author dan tidak diperbolehkan untuk ditiru walaupun sudah dicantumkan credit. 4. Adegan berbahaya, tidak untuk di tiru. Selamat membaca.
All Rights Reserved
#710
adek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Little Sister [Boboiboy Elemental]
  • Who am I?
  • 𝐻𝑎𝑛𝑦𝑎 𝐻𝑎𝑦𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑆𝑒𝑚𝑎𝑡𝑎
  • Lost Emotions AU
  • The Family
  • All The Memories {Elemental Boboiboy} [SLOW UPDATE]
  • VERDICT FOR HALYCON (END)
  • Lelaki Bayaran [END]

Aku marah bukan berarti aku benci kalian! Aku hanya kesepian. Aku kesepian kak... Tidakkah kalian melihat itu? Aku merindukan ayah yang dulu memelukku Aku, merindukan kalian yang tidak pernah bisa ku gapai *** Ini kisah [Name], si bungsu elemental yang kehilangan segalanya. Bunda, ayah dan saudaranya. Ketujuh elemen menganggap dia egois yang menyebabkan mereka kehilangan orang tua. "Ini salah bocah itu!" -Blaze "Aku benci anak itu!" -Solar "Dulu kita kehilangan bunda juga karena dia," -Taufan "Kak, jika dia tidak ada. Apa bunda dan ayah masih hidup?" -Duri "Sebenarnya, [Name] terlalu kecil untuk disalahkan. Jika ku pikir lagi [Name] tidak salah akan kematian bunda. Tapi untuk ayah, dia memang salah. Dia melihat sendiri bagaimana wajah pucat ayah, kenapa dia tetap memaksa pergi?! Dia sama sekali tidak peduli!" -Ice "Aku kehilangan dua kali karena kau bocah!" -Halilintar "Kak gem disini, adikku tidak sendirian." -Gempa ⚠⚠⚠ BoBoiBoy dan kawan-kawan hanya milik monsta. Saya cuma meminjam karakternya Cerita ini murni pemikiran saya Akan ada kemunculan tokoh imajinasi milik saya

More details
WpActionLinkContent Guidelines