Behind The Close Door [Reupload]

Behind The Close Door [Reupload]

  • WpView
    Reads 3,207,325
  • WpVote
    Votes 28,025
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 12, 2025
Ruby, seorang gadis panti asuhan yang polos harus bertemu dengan Gerald, seorang dokter Gynecologic, dipersimpangan hidupnya. Dokter itu memberikan harapan sekaligus membawa kenikmatan besar di dalam hidupnya. "Jika kau menginginkannya, kau bisa menerima kontrak 5 tahun denganku. Aku akan menjamin semua hidupmu." kata Gerald. "Apa yang harus ku lakukan selama 5 tahun?" Gerald tersenyum dengan smirk kejamnya, "mudah saja, kau hanya perlu menuruti semua keinginanku."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Life
  • A Hard Choice (21+) - The 'A' Series No. 1
  • The Heartbeat [ Completed ]
  • We Are Destiny (NEW)
  • Married For Stimulate
  • Dokter James [SELESAI]
  • Rahim SewaanKu ✅ (Sudah terbit)
  • Kumpulan Cerita: Dari Rahim ke Dunia
  • Wild Husband

MATURE CONTENT. HARAP BIJAK DALAM MEMBACA [ 21+ ] Dia mendekat ke arahku, bagai dewa kematian yang siap menjemputku. Auranya dingin, menakutkan, dan begitu gelap. kata-kata itu sangat cocok untuk disematkan pada dirinya. Aku seperti pernah melihatnya, mata hijau kebiruan itu. Dimana tapi? Aku bahkan tidak dapat menggunakan otakku dengan benar. Tangannya menyentuh tengkukku. Hal gila yang tak pernah terjadi kepadaku. Jika aku masih waras harusnya aku menendangnya atau bahkan memukulnya saat ini juga. Bagaimana bisa orang asing menyentuhku?! Aku pernah membuat kepala artis terkenal bocor karena memukulnya dengan heels, dia seenaknya memelukku dari belakang saat aku sedang di club malam. Hal gila macam apa yang sedang aku alami? Mataku terpejam seakan menikmati sentuhannya, aku yakin aku sudah tak waras. Aku yakin sesuatu yang buruk akan terjadi kepadaku. Apa yang harus kulakukan? Tubuhku seakan menyambut ketika bibirnya tiba-tiba menempel di bibirku. Sial! Dia adalah orang yang paling menyebalkan dalam hidupku. Bagaimana bisa?! Tapi kami begitu larut, tubuh kami seakan-akan memang ditakdirkan untuk bersama. Larut dalam kenikmatan malam ini, larut dalam buaian satu sama lain. -Jane Bennett

More details
WpActionLinkContent Guidelines