Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
Esthernal Avantha

Esthernal Avantha

  • WpView
    LECTURES 16
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., avr. 5, 2024
WpInfo
Fanfiction
Panggil saja Esther, cewek cantik, pintar tetapi ia sangat random. Kegemarannya adalah memanjat pohon tetapi ia tidak bisa turun kembali dan memilih untuk menangis sampai ada yang menolongnya "dipanggil Esther" kalimat itu selalu dilontarkan untuk Sean dan Albero disekolah, sudah pasti Esther ingin ditolong untuk turun dari pohon panjatannya. Terkadang Esther meminta untuk dimasukan kerdus dan teman temannya akan menarik Esther. "wuiiii seruuu BANGETTT" _________________________________________ Dan suatu hari ketika Esther akan lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA) gurunya menanyakan harapan murid-muridnya dan menuliskan pada selembar kertas lalu dilipat. Esther menuliskan sebuah kata-kata yang menyentuh hati gurunya. "Harapanku... Keluargaku bisa kembali seperti semula, keluarga yang harmonis dan tidak ada kehancuran didalamnya" "Abangku... Sean, semoga abang bisa hidup kembali dan bisa belajar, bermain bersama Esther lagi. I miss you, my family ❤️"
Tous Droits Réservés
#273
cemara
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Perihal Sandwich(End)
  • Je t'aime |Noren |Nomin|
  • Keluarga Cemara-Cemaraan
  • A R S E A N A
  • Beri aku kesempatan sekali saja
  • Divorce (jaeren)
  • The Mystery Of Nusa Bangsa School
  • Arkan Dan Keira
  • I Am Not Boy

Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu