Paus
  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 8, 2024
Lian itu unik. Kadang bersikap bisa mengatasi semuanya sendiri. Kadang juga merasa kewalahan dengan masalah yang dihadapinya. Sampai di suatu titik dimana masalah yang datang itu membuatnya sulit untuk sekedar berkata. Saat itulah sosok paus biru datang dan mengajarkan Lian arti dari kalimat 'Always believe that u can pass it well'. Ihya. Sosok paus biru yang terdampar di hatinya untuk selamanya. --- "Heh! Udah belum berak nya. Lama banget cuma berak aja. Sambil main hp pasti" Senyum Lian luntur kala teriakan Ihya dari luar menggema di dalam kamar mandi. "Hes iya iya. Ini dah selesai kok," jawab Lian yang langsung mematikan hp dan segera menuntaskan hajatnya. Ga jadi estetik ini namanya. -Lian Halaa dah sampe ujung. -Ihya
All Rights Reserved
#401
dosen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Letters [END]
  • Mine [SELESAI] ✔
  • [BOYS LOVE] Be My Special Lecture
  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • Emotion Growth A Love
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Secondary Rules
  • AIRen
  • Roommate With Benefits
  • Lala untuk Ardi | Seni Mencintai Secara Ugal-ugalan

Katanya, Khaezar Haga Archello itu tidak pernah tertarik dengan wanita. Jadi, Jinaya merasa aman meskipun harus berada satu ruangan yang sama setiap harinya dengan Khaezar. Sosoknya yang dingin, irit bicara, misterius dan jarang berinteraksi dengan wanita semakin memperkuat keyakinan Jinaya kalau sepertinya Khaezar itu, Gay! Tapi kenyataan berhasil menghantam Jinaya. Khaezar jauh lebih berbahaya daripada buaya di kampusnya! Khaezar jauh lebih sinting dari yang ia duga! Dengan entengnya Khaezar berkata, "Gue punya kupon free kisses and cuddle- unlimited, khusus buat lo. Kamar kita sebelahan, kalau mau tinggal panggil aja." Jinaya tidak peduli jika ia menjadi gila saat itu juga, Jinaya jauh lebih khawatir kalau jantungnya akan menggila dan berakhir ia jatuh cinta. **** "Tenang aja, dia gak tertarik sama cewe, lo pasti aman kalo separtemen sama dia, Jinaya." "AMAN MBAH MU! Baru sehari udah ketar ketir gue ini!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines