BEAUTY IS EVERYTHING

BEAUTY IS EVERYTHING

  • WpView
    Reads 426
  • WpVote
    Votes 171
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 2, 2024
terkadang kita selalu merasa insecure di saat kita melihat perempuan yang sangat cantik dan sempurna but.. insecure bukan hanya dari muka insecure juga bisa dari fisik tapi...... insecure bukan berarti kita tidak bersyukur bukan??kita insecure itu wajar bukan??because..cantik adalah segalanya kita cantik maka kita akan selalu menjadi pemenangnya dalam hal apapun,kita cantik kita akan merasakan bagaimna rasanya di hargai bukan benar begitu??cantik adalah segalanya but.. apakah aku bisa seperti itu??aku ingin cantik seperti orang lain,jaman sekarang insecure itu wajar karna jaman sekarang orang" mandang bukan hanya dari attitude tapi fisik juga bahkan didalam pertemanan juga seperti itu "karna itu lah aku ingin menjadi cantik"ucap gadis itu "andai saja aku di lahirkan menjadi perempuan cantik mungkin aku akan merasakan bagaimna rasanya di hargai oleh orang lain andai saja aku cantik mungkin aku akan bisa merasakan di sayang oleh seorang ayah yang sesungguhnya dan mempunyai keluarga yang utuh dan bahagia tanpa merasakan sakit sedikit pun" ucap batin gadis itu sembari duduk dan menangis merenung kan semuanya di ruangan yang sangat gelap dan malam gulita tidak ada sedikit cahaya pun hanya bintang yang menyinari ruangan itu ...... INI BARU PROLOG YAW!!
All Rights Reserved
#527
kejam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • ALVIN (On Going)
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • [NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Amaranggana

"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines