Diary Hilya [Kisah yang belum usai]

Diary Hilya [Kisah yang belum usai]

  • WpView
    قراءات 22
  • WpVote
    تصويتات 1
  • WpPart
    فصول 1
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: ثلاثاء, مارس ٥, ٢٠٢٤
WpInfo
روائيّة
عاطفيّة
Base on True Story Berkisah tentang aku, Hilya Razeta Nafisah seorang mahasiswa teknik semester 9 yang dibebani dengan tugas akhir yang tak kunjung selesai. Dipertengahan kekusutan ku, aku memutuskan untuk menjadi penyiar radio online di salah satu aplikasi online. Lambat laun, disana aku menemukan seseorang yang berhasil membuat kehidupan semester 9 ku jauh lebih berwarna...
جميع الحقوق محفوظة
#1
teknikelektro
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Lolly [END]
  • AMERTA DALAM AKSARA
  • 99 Days with Pak Dosen [END]
  • Factory Romance
  • Sorry Not Sorry
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D
  • DREAMS AND SENIORS (END)
  • Different
  • I'm Alvin [On Going]

Kenalin, gue Lolly Muzema. Gue biasa dipanggil Lolly, ya, panggilan yang imut menurut gue. Gue adalah anak dari Pak Dito Valenzha Muzema dan Ibu Ardhila Putri. Murid SMA Normezza, kelas 11 Ipa 3 yang bisa dibilang ga pinter, dan sedikit bodoh. Tetapi, gue punya bakat dalam bermain gitar. Menurut orang yang udah kenal gue, gue bisa dibilang cuek dan bisa dibilang ga bisa diam. Mantan gue cuma 1, cukup 1 dan ga mau nambah. [skip] "Tanpa lo sadari, lo udah nyakitin hati gue kak!" Bentak gue sambil menahan tangis. "Ya itu sebuah resiko yang harus lo ambil karna lo suka sama gue!" Balasnya dengan sebuah bentakan juga. "Emang ga mikir lo ya, Kak" "Maksud lu apa? Kalo emang gue ga mau sama lo, ya udah, jangan maksa" "Sakit? Iya sakit? Itu juga gue rasain Ly, waktu lo deketin gue dan gebetan gue menjauh dari gue!" Ucapnya dengan nada tinggi. Jelas, kata-kata itu langsung menusuk dada ku hingga sesak. "Gue tau kak, tau banget, tapi kakak ga pernah tau apa yang gue rasain sekarang," Balas gue sambil meneteskan air mata. "Emang gue ga tau, dan gue ga mau tau" "Gue bakal buat lo nyesel, Kak," Ucap gue lalu pergi. Dia~ Penggores luka terhebat. @Copy Right, 2020 by @Csndra_asp

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى