The King of Ancagon

The King of Ancagon

  • WpView
    Reads 17,455
  • WpVote
    Votes 2,013
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 15, 2026
Amunrekh adalah penciptaan lain dari delapan anggota Dewa Ogdoad (Dewa tertinggi dalam mesir kuno). Ia diturunkan oleh langit saat perang besar mengguncang perairan primordial di alam atas. Ia terlahir di dalam rahim seorang ratu Ancagon, Ratu Isirah yang dikenal sangat bijak dan mencintai rakyatnya. Dalam masa penyempurnaannya menjadi putra mahkota Ancagon, ia berziarah dari satu negeri ke negeri suci lainnya dengan melepas status kebangsawan dan segala kemewahan untuk menyempurnakan kekuatan spiritualnya. Hingga pada suatu masa, Amunrekh datang ke negeri Rothenia, bangsa Orleth (Penyembah Dewi Demeter). Amunrekh jatuh cinta pada pandangan pertama kepada putri kedua Raja Imhorkar, Ptahseren Montuhir Imhorkar. Ketertarikan keduanya menjadi ancaman untuk kekuatan (Setemka) yang ada di dalam diri Amunrekh, Setemka adalah kekuatan yang diwariskan oleh para Dewa kepadanya yang berarti Suci, Kokoh, Abadi, Dan tak terlihat namun mampu menghancurkan segalanya). Amunrekh tidak bisa menjalin kasih dan melibatkan kehidupannya dengan makhluk fana karena itu sangat bertolak belakang dengan dirinya. Karena hal itu pula Amunrekh menghancurkan sungai suci Gaelen (Tempat suci di mana dirinya diturunkan) untuk menentang para Dewa. Dia rela menyeberang hingga ke ujung neraka demi bisa bersama dengan Ptahseren.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Reinhard: Asrayah yang dilupakan. [END]
  • The Tale of Silent Oath
  • ENAMOUR [IN REVISION]
  • Mi Frourà
  • 099
  • His Wife His Rules [Terbit]
  • Empire of Two Warlords (End)
  • The Dying Strait
  • The Tale of Ruins [END]
  • Lies & Resurrection ✅

"Berapa kali seseorang harus dibuang agar ia berhenti berharap ada tempat untuk pulang?" Reinhard adalah nama yang seharusnya bergema di istana, kini hanya menjadi bisikan di lumpur dan darah. Dibuang oleh ayahnya sendiri, dihapus dari silsilah keluarga Kerajaan, dan dijual hingga menjadi budak di arena, tempat manusia kehilangan akalnya demi bertahan hidup. Setiap luka di tubuhnya adalah bukti, bahwa dunia tidak pernah berniat memberinya belas kasih. Namun bahkan setelah semuanya direbut, Reinhard masih menyisakan kebodohan yang disebut harapan. Ia berjuang bukan untuk hidup, tapi untuk seseorang yang pernah ia kecewakan. Seseorang yang bahkan mungkin telah melupakannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines