One Shot, One Girl!

One Shot, One Girl!

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 8, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Juana Damaika, kata orang-orang dia itu malaikat tanpa sayap. Si kapten tim Futsal Bajrawangsa itu idaman banget deh pokoknya! Tapi, Dimata Mimi, Juan gak lebih dari bocil komplek yang suka main free fire di pos ronda sebelah rumahnya Mimi. Hobinya teriak-teriak nggak jelas, apalagi kebiasaan kentut sembarangan nya itu, bener-bener bikin Mimi ilfeel! Tapi, Mimi malah harus terlibat dalam misi pencomblangan antara Juan dengan Kayla, anak teater yang katanya udah naksir Juan dari awal MOS. - "please Ayumi, lo kan tetangganya Juan pasti bisa kan nolongin gue kali ini aja? gue janji deh beliin susu ultramilk kesukaan lo!" "duh, kalo berurusan sama Juan gue nggak mau Kay, tapi kalo upahnya susu ultramilk, gimana nolaknya?" - "lah pacaran ngapain? main ff lah bos!" "oh jadi lo mau sempak upin ipin lo itu gue sebarin?!"
All Rights Reserved
#83
shs
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • Kahfi dan Yumna 2
  • Mine [SELESAI] ✔
  • Friendship -Completed-
  • JASA [TAMAT]
  • SATU DARAH
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Kahfi dan Yumna

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines