We'll Meet Again

We'll Meet Again

  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 20, 2024
"Aku mau jadi -1, biar bisa diatas kamu. Karena kamu jadi 1 terus." Ucap Nebula dengan nada cemburu. "Boleh sayang," jawab Avairy dengan nada lembut sekali. "Tunggu aku 6 tahun lagi ya! Kamu jangan genit!" "Iya sayang, ga bakal juga." Namun, setelah acara kelulusan, Nebula dan Avairy justru tak kunjung saling sapa lagi. Mereka asing, hanya sebatas saling melihat instastory. Tanpa terasa, lima tahun pun berlalu. Mereka masih sama, masih asing dan saling berharap satu diantaranya menghubungi duluan. Rupanya, semesta justru mempertemukan mereka kembali di Jogja. Kata orang, jangan jatuh cinta di Jogja, putar baliknya jauh. Itu benar adanya. Akankah mereka bisa dekat seperti dulu lagi? Atau tak ada yang berubah akan tetap kembali asing?
All Rights Reserved
#237
smart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Audrey (New version)
  • ON SIGHT (Completed)
  • Alviandra ; He's My Boyfriend
  • Love's Serendipity
  • Rajendra  [SEGERA TERBIT]
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • THE CLIMB [Completed]
  • GHAVARI

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines