2021 Cinta Tanpa Peta

2021 Cinta Tanpa Peta

  • WpView
    LETTURE 17
  • WpVote
    Voti 4
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, mag 21, 2025
Cinta tanpa peta itu seperti berjalan dalam kabut tebal. Langkahmu maju, tapi jantungmu berdebar, ragu: "Apakah ini jalan yang benar?" Kadang kamu bertemu jalanan lapang, rasanya lega. Kadang juga bertemu jurang, rasanya ingin jatuh, ingin menyerah. Hati penuh sesak, bukan karena benci, tapi karena terlalu banyak harap yang tak tahu harus diarahkan ke mana. Setiap senyuman kecil, setiap kata yang menggantung, jadi teka-teki yang melelahkan. Dan kita terus melangkah, setengah berharap, setengah takut, sambil bertanya-tanya: "Akankah kita bisa terus bersama dan bertemu di penghujung yang indah?" Start || 01 Januari 2024 Finish || - Author || Nadasa
Tutti i diritti riservati
#787
raka
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Selamat Tinggal Yang Tak Terucap
  • 𝐀 𝐖𝐈𝐒𝐇𝐈𝐍𝐆 𝐅𝐎𝐑 𝐓𝐇𝐄 𝐌𝐎𝐎𝐍𝐋𝐈𝐆𝐇𝐓
  • Luka & Lara (Completed)
  • Katalisator
  • Good Scenario (COMPLETED) ✔️
  • Relove [COMPLETED]
  • SECRET 5TORY US
  • D i a m - D i a m   ⚫  Choi Beomgyu [✓]
  • Kita Pernah Berhenti (Completed)

Ini cerita tahun 2023, yang aku selesain 2024 dan sekarang aku rombak lagi ya guysss. °°°°°° Arka berdiri tegak, tatapannya tajam menusuk ke arah gadis yang kini hanya bisa diam membeku. Suaranya dalam, terdengar jelas di antara keheningan yang tiba-tiba menyelimuti ruangan. "Aku bukan pengecut," katanya, penuh penekanan. "Meninggalkan seseorang tanpa memberinya salam perpisahan terlebih dahulu, itu adalah hal paling pengecut yang seorang pria lakukan." Kata-kata itu menghantam gadis di hadapannya seperti ombak besar yang menggulung tanpa ampun. Dia terpaku, bibirnya terbuka seolah ingin mengatakan sesuatu, tetapi tak ada satu kata pun yang berhasil keluar. Jari-jarinya yang semula menggenggam erat ujung bajunya kini mulai melemas, seiring dengan tatapan matanya yang perlahan meredup. Arka menghela napas, menekan emosinya yang hampir meluap. Ini bukan sekadar luapan emosi sesaat-ini adalah luka yang telah ia pendam terlalu lama, menumpuk di hatinya seperti bara yang tak kunjung padam. "Apa aku terlihat seperti seseorang yang akan pergi tanpa pamit? Seperti seseorang yang melupakan begitu saja?" lanjutnya, nada suaranya kini sedikit bergetar, entah karena amarah atau luka yang terlalu dalam. Gadis itu masih diam. Matanya menatap Arka, tetapi ada ketakutan di sana. Bukan ketakutan karena marahnya Arka, tapi ketakutan bahwa dia benar-benar telah melakukan kesalahan besar. Hening kembali menyelimuti mereka. Arka menunggu jawaban, tetapi gadis itu tetap membisu. Dan dalam diam itu, hanya ada satu hal yang tersisa-rasa sakit yang tak terkatakan. 23 December 2023

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti