ALEXSA✔
  • WpView
    Reads 4,448
  • WpVote
    Votes 998
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadComplete Wed, May 14, 2025
Sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan. Gadis bernama Alexsa ini memilih sekolah menuju menengah kejuruan. Saat pertamakali ia sekolah tentunya Alexsa berkenalan dan menjalani hubungan dengan baik bersama teman barunya tapi beberapa bulan kemudian hubungan ia dengan teman nya perlahan-lahan memburuk, dia mulai dijauhi oleh teman kelompoknya, ditipu, bahkan dikerjai oleh teman yang lainnya. Pernah ia difoto dan dijadikan aib disebarkan di grub kelas, di ejek lesbi dan saat sedang jalan pernah di tendang oleh temannya dibelakang, foto bersama hingga akhirnya dia yang dikerjai, dispelekan, ditinggal lari jauh sampai ia merasakan sesak nafas pada saat pelajaran olahraga, fotonya diedit aneh, dikritik dan ia selalu menuruti permintaan teman dekatnya sampai tak tahan lagi kesabaran nya berada di ujung ditambah dengan masalah keluarga yang diterimanya. Dituntut agar menjadi anak yang sukses, dibentak, dan jika ia berbuat kesalahan sedikit saja langsung marah besar dan mengkaitkan nya dengan pekerjaan suatu hari nanti ia lakukan ketika sudah bekerja, keluarga yang lain selalu saja menyindir dan mengkritik terutama pada neneknya. Alexsa yang seperti orang gila pada akhirnya melakukan aksi yang tidak terduga yaitu dengan mengosumsi obat kadaluarsa hingga keesokan harinya dia meninggal.
All Rights Reserved
#3
alexsa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nathina (Sudah Terbit)
  • Agrafaz || (immediately published)
  • SLOWLY FALLING [TERSEDIA DI KUBACA]
  • Someone's Crazy Remorse
  • MEMELUK LUKA [END]
  • Assassin Girl [ Editing ]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • ALESA|the beauty indigo (END)
  • DANADYAKSA
  • Undercover

Seorang gadis yang memiliki cacat mental. semenjak kecil ia sering mendapatkan prilaku yang buruk dari orang tuanya. bakhan beberapa kakak laki-lakinya sering menyiksanya. sering sekali Nathina mendaparkan prilaku jahat, mengingat ia susah sekali berinteraksi dan lemah. Saat SD hingga SMA, ia masih menduduki peringkat bullying tersering. Masa SMA-nya dijalani dengan penuh kesedihan dan kepedihan. Ia tak meneruskan kuliah, karena orang tuanya tak ingin kehilangan banyak uang untuk menyekolahkan anak bodohnya. ia pun memutuskan untuk bekerja saja. entah penderitaan macam apa di luar sekolah. Ia akan mengetahui bahwa kehidupan luar itu sangat berbahaya baginya yang memiliki cacat mental.

More details
WpActionLinkContent Guidelines