Story cover for Doa Shopia by BulanSahara
Doa Shopia
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Mar 08, 2024
Shopia harus terpisah dengan kekasihnya untuk selama-lamanya. Wanita mana yang mampu tersenyum kembali ketika separu jiwanya juga ikut mati bersama kepergian sang kekasih. Perang batin antara dia dan keluarganya, menimbulkan luka dalam untuk Shopia. Saat dia harus pura-pura tersenyum ketika matanya harus melihat perjodohannya dengan laki-laki yang tidak pernah dia cintai, demi berlangsungnya tahta pondok pesantren milik Abi Uminya. Batinnya "Tak selalu senang yang kau kira, sama dengan yang kurasa" 

Bersamai luka Shopia, dukung dia untuk menemukan jati dirinya kembali❤😇
.
.
.
.
SEBELUM BACA DI VOTE DAN MAMPIRKAN KOMENANMU✔️✔️✔️
Autor selalu bales chat😇
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Doa Shopia to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Ning Nabila [SUDAH TERBIT✔] cover
MY HUSBAND ADALAH SEORANG SAINT (END) cover
ALTHAZAIN cover
 Rumah untuk pulang cover
awan tak sama lagi cover
Di Balik Seragam cover
Dijodohin With Gus (TERBIT)  cover
Satu Nama dalam Sujud  cover
The Hidden [SUDAH TERBIT] cover

Ning Nabila [SUDAH TERBIT✔]

25 parts Complete

#Project_Kolaborasi Genre : Spritual-Romance Penulis : Ferdi Andreas x Rianty Blurb Seakan menjadi dejavu. Kisah yang pernah dialami oleh Ummahnya, juga dialami Nabila. Sama-sama terlibat cinta putra seorang Kiai, memaksa Nabila mengulang kembali sejarah tentang cinta segitiga. Berawal dari saat Nabila Zahira menyantri di pondok pesantren Darrul Qur'an, takdir menuntunnya bertemu Muhammad Bilal Al Zaelani. Putra Kiai tempat ia menyantri. Namun seolah sudah tradisi yang mendarah daging, Bilal dijodohkan dengan anak teman Sang Abah. Perang batin melanda, di saat Nabila harus memilih, mengiyakan niat Bilal memperjuangkan cinta mereka dengan menolak perjodohan tersebut, atau merelakan Bilal untuk Nadira, gadis yang dipilihkan orang tua Bilal yang melainkan adiknya dari Ibu yang berbeda. Namun tetap ada darah yang sama yang mengalir dari seorang Kiai Abdulah. Ayah kandung yang tak pernah lagi hadir dalam hidupnya. Akankah kisah lalu Sang Ummah menjadi kisah di masa depan Nabila? Maju memperjuangkan rasa bersama Bilal, atau mundur seperti Ummahnya dulu?