Story cover for A Past Rania van Java [MERDEKA] by SalmaStylinson2346
A Past Rania van Java [MERDEKA]
  • WpView
    Reads 5,443
  • WpVote
    Votes 2,036
  • WpPart
    Parts 32
  • WpView
    Reads 5,443
  • WpVote
    Votes 2,036
  • WpPart
    Parts 32
Ongoing, First published Mar 08, 2024
Mature
Rania Kameswari Widjaja, mahasiswi seni tari yang penuh mimpi, dilanda kecelakaan fatal yang menghancurkan jiwa raganya. Mimpi-mimpi misterius dan kenangan masa lalu yang memilukan membawanya ke dunia Maharani Kameswari Widjaja, adik tiri eyangnya yang meninggal dengan misteri yang tak terpecahkan.

Terjebak dalam jaring cinta yang membara dengan tiga pemuda Tirto, Priyayi elegan dan mempesona. Madakara, Pribumi kuat dan berani dan Jan Pieter, Penjajah misterius dan menawan. Kameswari menjadi magnet cinta bagi tiga pria yang terpaut pada emosi kompleksnya, membangkitkan badai cinta di jiwa Rania.

Setelah dua tahun koma, Rania sadar kembali dengan hati terluka dan jiwa lelah. Kemunculan sosok mirip Jan membangkitkan kembali cinta tak terlupakan. Sementara itu, rahasia keluarga yang terpendam selama ini mulai terungkap, mengungkapkan kebenaran tentang kematian Maharani yang tragis.

Antara cinta masa lalu tak terlupakan dan cinta masa kini membara, mana yang akan membawanya pada kebahagiaan tak terhingga?

[ Perlu diingat bahwa cerita ini merupakan karya fiksi dan fantasi. Beberapa elemen mungkin tidak sesuai dengan sejarah atau kenyataan. Hak cipta dilindungi. ]

#Jasmerah!
©Ranahasmoro 
( 2024/2025 ) Indonesië
All Rights Reserved
Sign up to add A Past Rania van Java [MERDEKA] to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Indurasmi Batavia✧ [𝒂 𝒉𝒊𝒔𝒕𝒐𝒓𝒊𝒄𝒂𝒍 𝒇𝒊𝒄𝒕𝒊𝒐𝒏] by sssakalade
6 parts Ongoing Mature
Batavia, 1923. ❝Semua tentangmu adalah pesona, Nona. Sebuah puisi yang lebih nyata dari ilusi.❞ ~ Carel Arthur van Mook, 1923. Maka biarkan kisah ini mengalir bagai luka yang tak pernah sembuh, menganga dari masa ke masa. Ini bukan semata cerita tentang Alma, gadis dari tahun 2022 yang gagal menggenggam pas de deux-nya bersama sang Albrecht. Ini adalah elegi yang lebih kelam - tentang pria Belanda dari abad sembilan belas yang rela diperbudak oleh rindu yang perlahan merobek nuraninya hingga porak-poranda. Ini adalah kisah yang bukan untuk bahagia. Kisah ini adalah kisah luka yang terus terpendam. Di dalam hati mereka, ada ruang yang tak bisa terisi. Rindu yang terus tumbuh, tetapi tak pernah ada harapan untuk itu. Setiap detik yang berlalu, semakin terasa hampa, semakin terasa kosong. Alma tahu bahwa cintanya adalah sesuatu yang hanya ada di dalam mimpi, dan bahkan mimpi pun mulai hilang di antara awan mendung yang menutupi langit hatinya. Kisah ini bukan hanya tentang dua orang yang terpisah oleh waktu. Ini adalah tentang mereka yang merindukan sesuatu yang tak bisa dijangkau, yang selalu hanya ada di ujung jari, tetapi tidak pernah bisa digenggam. Sebuah harapan yang akhirnya terpecah, menjadi serpihan-serpihan kenangan yang hanya akan membuat hati semakin hancur. Rindu itu ... semakin berat, semakin tak tertahankan. ❝Semesta... tolong bunuh rindu ini. Tunjukkan bahwa Engkau bisa membuat rindu ini andam karam sampai tiada bersisa. Buat aku melupakan semua tentang indurasmi Batavia.❞ ~ Alma Himeka Badra, 2025. 🌕--------🌙--------🌕 ✧ [17+] ༆ sebuah fiksi sejarah, karya @sssakalade ✧ Agustus, 2020. (Update Sabtu & Minggu)
Prambanan Obsession (END) by an11ra
63 parts Complete Mature
Perjanjian telah dibuat antara Bandung Bondowoso dan pasukan jin. Namun, semesta sepertinya tahu bahwa kegagalan terjadi karena kecurangan yang dilakukan oleh Roro Jonggrang. Roda nasib berputar di luar kendali. Masalahnya, perjanjian gaib tidak dapat dipatahkan begitu saja. Maka konsekuensinya, semua yang terlibat terbelenggu oleh ruang, waktu dan karma. Kejadian akan terus terulang hingga mereka semua memenuhi janjinya. Bandung Bondowoso tidak sama sekali mengalami reinkarnasi karena ternyata dia tak pernah bisa mati. Dibunuh atau bahkan bunuh diri tidak membuatnya mati. Hidup sebagai makhluk abadi untuk menunggu entah apa. Ratusan bahkan lebih dari seribu tahun berlalu hingga netranya melihat sosok mirip dengan wanita yang dicintainya sekaligus dibencinya. Apa Roro Jonggrang reinkarnasi? Tidak mungkin. Penjelasan masuk akal adalah keturunan Prabu Baka tidak habis karena bisa jadi dia memiliki anak lain selain Roro Jonggrang. Apa sang keturunan yang entah keberapa ini akan berkewajiban memenuhi karma dari nenek moyangnya? Akankah sejarah terulang lagi? Bukankah darah lebih kental daripada air. Maka keturunan pengkhianat kemungkinan besar menjadi pengkhianat juga. "Paling tidak, penuhi janjimu terlebih dahulu. Jika setelahnya kau mau kabur atau mati, silahkan! Aku tidak akan menghalangi. Asal kau tahu, aku juga ingin bisa mati seperti manusia-manusia lain. Apa menurutmu hidup abadi itu menyenangkan, haah? Tidak sama sekali. Rasanya sangat... sangat... sangat melelahkan!" ~ Bandung Bondowoso a.k.a Banyu Wisesa Gananantha ~ "Ck, dasar pria gila. Kau ini sedang mabuk atau habis nyabu?" ~ Dara Mahisa Suramardhini ~ PERHATIAN!!! ✾ Another level of Roro Jonggrang's story ✾ Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa itu hanya bagian dari pengembangan cerita.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.
You may also like
Slide 1 of 9
Rania van Batavia [✔️] cover
Gandakusuma cover
Rindro (SELESAI) cover
[END] When the Stars are Tired cover
Indurasmi Batavia✧ [𝒂 𝒉𝒊𝒔𝒕𝒐𝒓𝒊𝒄𝒂𝒍 𝒇𝒊𝒄𝒕𝒊𝒐𝒏] cover
Prambanan Obsession (END) cover
Second Life SARA cover
(Book 1) Gadis Yang Terlempar Ke Bhumi Javacekwara (END) cover
(Book 2) Pertarungan Terakhir di Bhumi Javacekwara (END) cover

Rania van Batavia [✔️]

18 parts Complete Mature

# THE WATTYS WINNER 2021 IN HISTORICAL FICTION # Previous Title: "Namanya Hoesni" Sebuah foto hitam-putih bertuliskan Den Haag, 1922-dengan lelaki berwajah memikat menatap dari balik kertas usang itu-menyeretku melintasi abad dan terhempas ke Batavia tahun 1920. Di tengah gemerlap pesta priyayi dan riuh kolonial yang penuh timpang, hatiku berlabuh pada Sinyo bernama Hoesni. Sesosok Sinyo bagai belati bermata dua-berjiwa Bumiputera yang mencintai tanah pertiwi, namun dibelenggu jeratan darah kolonial yang mengalir dalam nadinya. Sebuah cinta dan benang merah hadir begitu saja, menghubungkan dunia kami yang terhalang waktu. Namun sang waktu rupanya enggan berpihak. Aku bagai selembar kertas yang ditarik ke dua arah, tak tahu bagian mana yang akan robek lebih besar: kembali ke masa depan dengan mimpi yang kutinggalkan, atau tetap terikat di masa lalu bersamanya-menerima segala konsekuensi yang siap menerkam kapan saja. Selesai: November 2020