Assalamu'alaikum, Ramadan

Assalamu'alaikum, Ramadan

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 28, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
BLURB Bulan yang selalu dinantikan kedatangannya oleh seluruh umat Islam di seluruh alam raya, dimana merupakan bulan yang penuh dengan kemuliaan, keberkahan, serta kebahagiaan, apa lagi kalau bukan bulan Ramadan. Seluruh umat Islam menantinya dengan suka cita serta mengucap beribu-ribu syukur. Kenapa? Karena masih diberikan kesempatan dan umur panjang untuk bertemu dengannya di setiap tahunnya. Hal yang sama dirasakan oleh keluarga Anggara. Siapa sih keluarga Anggara ini ? Nah mereka salah satu keluarga yang tinggal di daerah pedesaan di wilayah Kabupaten Ponorogo. Ya, Ponorogo, salah satu kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur yang dikenal dengan sebutan Kota Reog. Tentu tidak asing dengan tarian Reog Ponorogo, bukan? Salah satu budaya Indonesia yang sampai saat ini menjadi salah satu warisan budaya UNESCO. Keluarga Anggara beranggotakan 5 orang, Raditya Anggara sebagai kepala keluarga, istrinya bernama Intan Sri Utami, serta 3 orang anak yaitu Dika Putra Anggara, Nadia Putri Anggara, Saif Dian Anggara. Bagaimana keseruan Anggara Family dalam menyambut kedatangan bulan Ramadan? Simak kelanjutan cerita "Assalamu'alaikum, Ramadhan" di chapter selanjutnya. Sampai jumpa!
All Rights Reserved
#101
persaudaraan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Madinah
  • Call It What You Want (END)
  • Ikhtiar Cinta {END}
  • Diary Ramadhan Caca
  • BUNGAKU TELAH KERING [Belum revisi]
  • Ramadhan Tale [ END ]
  • RAGA
  • Buih-Buih Mimpi (TAMAT)
  • Ramadhan bersama Keluarga Ruwet (Ondah Family)[END]

"Tidak ada kata menyerah bagi saya, karena Allah Maha Membolak-balikkan hati manusia." Di bawah langit Madinah dan di atas lantai Masjid Nabawi sebuah akad pernikahan berlangsung. Jauhara Al-Madinah, seorang Mahasiswi yang masih menempuh pendidikan di kota Tareem terpaksa menggelar status baru sebagai seorang istri karena dijodohkan oleh orang tuanya, namun bukanlah istri dari seorang Ustadz atau Gus melainkan istri dari seorang laki-laki yang sangat minim soal agama bahkan lebih muda darinya satu tahun. Namanya Raden Langit Kanigara, kerabat jauhnya sendiri. Kata membimbing yang seharusnya dipegang oleh seorang suami, namun ternyata Madina beda dari yang lain, dia yang harus membimbing sang suami kembali ke jalan yang benar. Sanggupkah Madina menuntun suaminya itu? dan bagaimanakah suasana rumah tangga mereka? Lalu apakah keduanya akan saling membuka hati untuk mempertahankan pernikahan mereka? JANGAN LUPA UNTUK FOLLOW AKUN AUTHORNYA! SELAMAT MEMBACA:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines