C AND D
  • WpView
    Reads 645
  • WpVote
    Votes 463
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 16, 2024
"Aku memang mencintai carol tetapi dia berhak mencintai siapa pun"_ dira "Dira aku hanya menganggapmu seperti adik ku sendiri, dan itu tak akan berubah."_carol "bisakan kak carol mencintai dira?" "dira sepertinya kita karus menjaga jarak, aku tidak mau gina salah paham lagi, kamu tau aku sangat mencintainya"_carol "kapan aku bisa di cinta seperti kak gina?"_dira " kenapa aku selalu gagal dari semua hal, kenapa aku tidak pantas di cintai?" "dira kamu jangan ke sini lagi ya sayang, om timo tidak menyukai kamu, maafkan ibu ya sayang, kamu kerumah ayah aja kalau ada apa apa ya sayang, sekarang kamu pulang ya" lalu pintu pun di tutup dengan dira yang masih di depan pintu dengan mata kosong . "ayah dira sakit, bisa kah dira tidur di rumah ayah?" tanya dira kepada ayahnya yang di depannya "maafkan ayah ya dira, kamu tidak bisa menginap sekarang soalnya ayah ada masalah sama tante ayu , kamu kerumah ibu aja ya, ayah tutup ya" dan dira pun di tinggalkan . "lalu dira harus pulang ke mana lagi?"
All Rights Reserved
#29
psycopat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Your Home [COMPLETE]
  • Deberìa Redirme? (End)
  • BarraKilla
  • Because I'm Stupid (End)
  • Memorable
  • Yang Terlupakan
  • Different [END]
  • KIARA [END]
  • CLAUSTRUM || End✓
  • Maaf' (Revisi)

"I miss the old you, about home." ____ Mereka selalu berkata tidak ada tempat yang jauh lebih baik dibandingkan rumah, hanya berada di rumah kamu bisa menjadi dirimu yang sesungguhnya tanpa harus mengenakan topeng yang begitu banyak. Namun tidak bagi seorang Radin Anggana. Murid baru dengan pandangan teduhnya yang selalu saja berkutat dengan perasaan dan pikirannya. Rumah baginya bukanlah tempat yang menyenangkan, melainkan suatu tempat yang selalu menyimpan memori menyakitkan. Ya, hingga dirinya dipertemukan dengan tiga orang di dalam hidupnya. Seorang gadis dengan sayatan di lengannya, lalu laki-laki yang selalu menatapnya sinis, dan laki-laki yang tidak bisa hidup sendiri. ____ "Gue pengen pulang dalam artian yang sesungguhnya, bukan seperti ini." -Radin Anggana- "Pulang ke rumah bagi gue itu adalah hal paling mengerikan, sama seperti halnya hidup dalam kesendirian dan kegelapan." -Dhei Pradipta- "Jika orang yang kesepian dikumpul menjadi satu, apa mungkin mereka tidak lagi merasa kesepian?" -Dimas Rayana- "Kalianlah alasanku untuk pulang. Seandainya suatu hari nanti kita pergi dan tidak saling bertemu satu sama lain lagi, setidaknya aku tidak akan pernah menyesal pernah mengukir kenangan itu di dalam memori" -Rein Yashiaka- _____ #928 fiksi remaja (01.03.20) #783 fiksi remaja (06.05.20)

More details
WpActionLinkContent Guidelines