Sesuai jalur

Sesuai jalur

  • WpView
    LECTURAS 41
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 14, 2024
WpInfo
No ficción
Sudahkah berjalan sesuai jalur? Berjalan tanpa adanya sebuah harapan untuk hidup lebih lama di dunia. Jalani saja apa yang sudah kamu rangkai sebelumnya, entah hasil akhirnya seperti apa. "Jangan mati, sebelum bahagia." ... ig : @reskyymhrn dan @mhrncen_s pin : sampul wattpad start : sab, 09/03/24 finish :
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Magnificent Journey [COMPLETED]
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • RUMAH TENGAH
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • SOLITUDES
  • Senja yang mendung
  • Kumpulan Cerpen Motivasi
  • REGATHAN [END]
  • GADIS LANGIT

Broken home? Sudah menjadi hal yang tidak asing lagi. Tentu hati seorang anak mana yang tidak hancur saat harus menerima kenyataan pahit semacam itu. Bahkan dirinya mengalami itu saat masih kecil. Waktu dia baru menginjak 8 tahun, masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Tapi apalah daya. Takdir tidak bisa diubah. Dia hanya bisa pasrah. Dia bertekad akan membuktikan pada semua. Terutama kedua orangtuanya yang sudah berpisah lama. Dirinya memutuskan untuk berubah. Merubah semuanya. Dari mulai pandangan, berfikir, dan satu lagi jangan mengeluh dengan keadaannya yang sekarang sudah menjadi anak broken home. Perjalanan dari perubahannya ini penuh dengan rintangan. Karena memang semua manusia pasti tak akan terlepas dari itu. Hanya saja bagaimana caranya agar bisa dengan sabar dan tabah menghadapinya. Dia seperti itu karena sadar, bahwa broken home bukan suatu masalah yang besar. Juga bukan sebuah penghalang untuk terus menjalani hidup. Bukan pula ajang untuk jadi terjerumus pada pergaulan bebas. Sebab dirinya tahu betul, lebih menyakitkan nasib anak-anak yatim dan piatu. Mereka bahkan tidak bisa lagi berjumpa dengan orangtuanya. Mau tau kelanjutan dari kisahnya? Bagaimana perjalanannya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido